Tabungan Emas, Siasat Tepat Saat Membutuhkan Dana Darurat

Selasa, 01 Oktober 2024 - 22:30 WIB
Aplikasi digital yang disediakan Pegadaian untuk memudahkan masyarakat menabung emas. Foto: Anton Chrisbiyanto/SINDOnews
JAKARTA - Emas dikenal sebagai save heaven yang pesonanya terus berkilau sepanjang zaman. Logam mulia ini, saat ini dinilai sebagai pilihan tepat sebagai benteng ketidakpastian kondisi ekaonomi yang dialami masyarakat.

baca juga: Makin Diminati, Ini Harga Emas Pegadaian Sekarang



Selain harga yang terus naik setiap waktu, emas pun bisa dijual kapan saja. Menabung emas menjadi pilihan Ratih Indahsari. Karyawati perusahaan asuransi swasta ini sudah hampir satu dekade memilih tabungan emas untuk investasi masa depannya. “Sejak ada tabungan emas di Pegadaian , saya sudah buka, sekitar tahun 2017,” ujar Ratih kepada SINDOnews, Selasa (1/10/2024).

Selain dalam bentuk tabungan emas, Ratih juga membeli emas fisik. Alasannya, emas fisik bisa ia pindah tangankan ke keluarganya apabila membutuhkan dana darurat. “Bisa langsung dijual dan uangnya bisa langsung mereka pergunakan,” ucapnya.

Ia berkisah, dulu dirinya kesulitan untuk mendapatkan emas dalam bentuk fisik, karena gerai yang menjual emas terbatas. Namun saat ini, lanjut Ratih, membeli emas batangan kian mudah karena sudah banyak gerai-gerai resmi yang menjual emas langsung kepada masyarakat. “Saya memilih membeli di gerai Galeri 24 Pegadaian. Jumlah gerainya banyak dan berada di lokasi yang mudah dikunjungi,” paparnya.

Alasan lainnya, selisih harga beli dan harga pembelian kembali (buyback) oleh Pegadaian tak terlalu besar, sehingga menguntungkan bagi masyarakat. “Sekitar 2% saja spread-nya (selisihnya). Di Pegadaian lebih menguntungkan bagi saya,” katanya.

Saat ini Galeri 24 Pegadaian memiliki hampir 100 gerai di seluruh Indonesia. Ratih mengatakan, banyak kemudahan berinvestasi emas di Pegadaian, terlebih sejak adanya tabungan emas melalui aplikasi yang disediakan oleh Pegadaian.

baca juga: Saatnya Merdeka Finansial dengan Emas bersama Pegadaian

“Saya bisa beli kapan saja, dan jual kapan saja. Bisa melakukan transaksi dari mana saja, sangat mudah,” urainya. Bahkan, Ratih bisa membeli emas dengan harga mulai Rp10.000 saja. “Uang Rp10.000 di tabungan emas Pegadaian bisa untuk membeli emas loh,” katanya.

Tak sekadar untuk melakukan jual beli emas, Super App Pegadaian Digital juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi gadai, transfer, pembayaran listrik, BPJS, tagihan telepon, pembelian pulsa, hingga mengisi saldo e-wallet. “Bagi saya, Super App Pegadaian sangat menguntungkan. Jadi semisal kita menjual emas, dana langsung masuk di aplikasi, saat itu juga bisa digunakan untuk keperluan lain tanpa menunggu esok hari,” pungkasnya.

Sama seperti Ratih, Raffael Sutanto juga memilih memperbanyak tabungan emas. Namun, berbeda dengan Ratih, Raffael memilih untuk menabung dalam bentuk fisik. “Saya sering membeli di Galeri 24 Sarinah, Jakarta Pusat. Sejak masih muda memang saya gemar menabung emas fisik,” tuturnya.

Raffael mengaku saat ini memiliki simpanan sekitar 200 gram emas yang dikumpulkan selama lima tahun terakhir. “Dulu pernah punya 300 gram, karena ada keperluan saya jual. Agak menyesal sekarang karena harga emas terus naik,” katanya.

Senada dengan Ratih, Raffael memilih membeli emas di Pegadaian lantaran spread yang rendah, sehingga lebih menguntungkan dibandingkan membeli di tempat lain. “Sekarang banyak produsen emas yang menjual langsung ke end user atau masyarakat .Tapi saya pilih di Galeri 24 Pegadaian, buyback-nya tinggi, jadi untungnya lebih besar,” urainya.

baca juga: Peduli Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Paskibraka 2024
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!