Sinyal Arab Saudi Mundur dari Keanggotaan BRICS Mencuat Jelang KTT di Rusia

Rabu, 16 Oktober 2024 - 14:56 WIB
Pada awal berdirinya, BRICS hanya terdiri dari Brasil, Rusia, India, dan China, untuk kemudian terus berkembang mencakup Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Moskow melihat pengembangan BRICS sebagai bagian penting dari strateginya melawan pengaruh global AS.

Serta sebagai langkah melumpuhkan upaya Barat untuk mengisolasinya dengan sanksi atas perang di Ukraina. "Rusia tidak terisolasi. Di dunia modern, sangat sulit untuk mengisolasi negara mana pun, terutama negara seperti Federasi Rusia," kata Peskov.

Arab Saudi merupakan mitra utama Rusia, dimana kedua negara sudah bekerja sama cukup erat dalam kelompok negara-negara penghasil minyak atau yang disebut OPEC+.

Baca Juga: KTT BRICS di Rusia Akhir Oktober, Pertemuan Xi Jinping-Putin Bisa Bikin AS Waswas

Selain itu Presiden Vladimir Putin juga telah memupuk hubungan pribadi yang hangat dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan mengunjunginya di Riyadh, pada Desember lalu. Saat itu, Putin menyatakan bahwa hubungan Rusia dengan kerajaan berada pada "tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya".
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!