Smelter Merah Putih Ceria Group Makin Mantap Gunakan Energi Hijau

Selasa, 22 Oktober 2024 - 16:34 WIB
Sebagai PSN di hilirisasi nikel, Ceria Group yang sedang dalam tahap akhir pembangunan smelter Merah Putih. Ceria Group telah menetapkan penggunaan energi hijau di seluruh rantai industrinya. Foto/Dok. SINDOnews
KOLAKA - Industri nikel di Indonesia menunjukkan komitmennya dalam menjalankan transisi energi guna mencapai target Net Zero Emmission (NZE) 2060. Hal ini sejalan dengan program hilirisasi komoditas yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto .

Sebagai Proyek Strategis Nasonal (PSN) di hilirisasi nikel, PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Group) yang sedang dalam tahap akhir pembangunan smelter Merah Putih berkomitmen dan mendukung penuh program pemerintah tersebut. Karena itu, Ceria Group telah menetapkan pengggunaan energi hijau di seluruh rantai industrinya. Baca juga: Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Menopang Target Pertumbuhan Ekonomi 8%



Salah satu sumber energi hijau yang siap menyuplai smelter Merah Putih Ceria Group dipasok dari Kapal Pembangkit Listrik Terapung atau Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara II-60 MW. Di mana salah satu kapal pembangkit tersebut telah bersandar di Terminal Khusus (Tersus) Wolo milik Ceria Group di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara sejak Minggu (20/10/2024). Sedangkan BMPP kedua akan menyusul kemudian.

BMPP Nusantara II-60MW merupakan salah satu amanat yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Tercakup dalam 1 rangkaian BMPP yang terdiri dari 2 unit BMPP 60 MW.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!