Smelter Merah Putih Ceria Group Makin Mantap Gunakan Energi Hijau
Selasa, 22 Oktober 2024 - 16:34 WIB
BMPP Nusantara II ini menggunakan 100% bahan bakar gas dengan kapasitas 60 MW, memiliki panjang 72 meter, lebar 27,4 meter dan tinggi 6,5 meter yang dikembangkan oleh PT PAL Indonesia dan PT Indonesia Power. Dirancang dengan desain yang efisien dan kompleksitas teknologi yang canggih, ditunjang dengan 6 x Dual Fuel Engine 20V34DF, yang dapat beroperasi dengan diesel dan LNG sehingga sejalan dengan komitmen Ceria terhadap transisi menuju energi bersih.
CEO Ceria Group Derian Sakmiwata mengatakan, kedatangan BMPP yang akan dioperasikan di area Terminal Khusus (Tersus) Wolo, semakin memperkuat ketahanan pasokan energi untuk pengoperasian Smelter Merah Putih yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Kedatangan BMPP ini merupakan langkah strategis Ceria Group dalam memastikan bahwa Smelter Merah Putih dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan dengan sumber energi yang andal dan ramah lingkungan,” katanya, Selasa (22/10/2024).
Menurut Derian, fasilitas pembangkit listrik terapung ini didukung dengan infrastruktur Jetty Wolo dan fasilitas pendukung lainnya yang dibangun oleh PT PLN Indonesia Power (IP). Fasilitas ini dirancang untuk berfungsi maksimal dalam memenuhi kebutuhan listrik saat ini, sehingga mendukung operasional smelter di masa depan.
“BMPP ini akan terhubung langsung dengan Gardu Induk Smelter PLN Kolaka sehingga keandalan pasokan listrik ke Smelter Ceria dapat terus terjaga,” tambahnya.
CEO Ceria Group Derian Sakmiwata mengatakan, kedatangan BMPP yang akan dioperasikan di area Terminal Khusus (Tersus) Wolo, semakin memperkuat ketahanan pasokan energi untuk pengoperasian Smelter Merah Putih yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Kedatangan BMPP ini merupakan langkah strategis Ceria Group dalam memastikan bahwa Smelter Merah Putih dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan dengan sumber energi yang andal dan ramah lingkungan,” katanya, Selasa (22/10/2024).
Menurut Derian, fasilitas pembangkit listrik terapung ini didukung dengan infrastruktur Jetty Wolo dan fasilitas pendukung lainnya yang dibangun oleh PT PLN Indonesia Power (IP). Fasilitas ini dirancang untuk berfungsi maksimal dalam memenuhi kebutuhan listrik saat ini, sehingga mendukung operasional smelter di masa depan.
“BMPP ini akan terhubung langsung dengan Gardu Induk Smelter PLN Kolaka sehingga keandalan pasokan listrik ke Smelter Ceria dapat terus terjaga,” tambahnya.
Lihat Juga :