Stabilitas Ekonomi Terjaga, OJK Soroti Meningkatnya Risiko Geopolitik Global
Jum'at, 01 November 2024 - 15:25 WIB
Krisis geopolitik, ujarnya, menyebabkan premi risiko meningkat, ditambah peningkatan imbal hasil surat utang yield secara global.
"Sehingga mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang atau emerging market, termasuk Indonesia," ungkapnya.
Mahendra menyoroti kinerja ekonomi secara umum di dalam negeri masih terjaga stabil. Inflasi inti dinilai masih terjaga, dengan neraca perdagangna tetap surplus hingga Juli 2024.
Baca Juga: 5 Negara yang Senang Jika Israel Hancur, Mana Saja Itu?
"Namun perlu dicermati purchasing managers index (PMI) yang masih berada di zona kontraksi, serta pemulihan daya beli yang berlangsung relatif lambat," jelasnya.
"Sehingga mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang atau emerging market, termasuk Indonesia," ungkapnya.
Mahendra menyoroti kinerja ekonomi secara umum di dalam negeri masih terjaga stabil. Inflasi inti dinilai masih terjaga, dengan neraca perdagangna tetap surplus hingga Juli 2024.
Baca Juga: 5 Negara yang Senang Jika Israel Hancur, Mana Saja Itu?
"Namun perlu dicermati purchasing managers index (PMI) yang masih berada di zona kontraksi, serta pemulihan daya beli yang berlangsung relatif lambat," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :