Pasar Barang Mewah Melambat untuk Pertama Kalinya sejak Krisis 2008

Jum'at, 15 November 2024 - 09:14 WIB
Sekitar 50 juta konsumen brand mewah "telah memilih keluar dari pasar barang mewah atau dipaksa keluar dari pasar produk-produk mewah dalam dua tahun terakhir," kata laporan itu.

Secara keseluruhan, pengeluaran barang mewah di dunia untuk barang-barang seperti pakaian, tas, perhiasan, dan kosmetik diperkirakan akan bergerak mendatar secara year-on-year (YoY) pada tahun 2024 untuk berada di sekitar USD1,6 triliun atau setara Rp25.131 triliun (kurs Rp15,707 per USD).

Dalam skala global, pertumbuhan kategori terkuat terlihat pada sektor kecantikan dan kacamata. Perhiasan menjadi kategori produk mewah yang paling tangguh, sedangkan sepatu dan jam tangan masih terus berjuang.

"Kami memperkirakan bahwa hanya sekitar sepertiga dari merek mewah yang akan muncul dari tahun 2024 dengan pertumbuhan positif, turun dari dua pertiga tahun sebelumnya – banyak brand mewah akan mengalami penurunan pendapatan," tulis Bain & Company.

Berbeda dengan barang-barang pribadi kelas atas, pengeluaran untuk pengalaman mewah, seperti perhotelan dan makan, diperkirakan akan meningkat tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!