COP29, Tantangan Krisis Iklim Butuh Aksi Komunitas Global
Senin, 18 November 2024 - 12:09 WIB
Selain itu Climate Reality Indonesia memperkenalkan inisiatif Green Footprints: Baku, Azerbaijan, sebuah tur yang mempromosikan transportasi umum dan berjalan kaki sebagai upaya mengurangi polusi udara dan jejak karbon.
Baku, ibu kota Azerbaijan yang terletak di tepi Laut Kaspia, menjadi panggung yang ideal dengan perpaduan unik antara sejarah dan modernitas. Kawasan kota tua Icherisheher yang tercatat sebagai Warisan Dunia UNESCO, dengan landmark seperti Maiden Tower dan Istana Shirvanshah, berpadu kontras dengan cakrawala modern, Flame Towers dan Heydar Aliyev Center.
Climate Reality Indonesia telah menyelenggarakan kegiatan serupa di beberapa kota seperti Solo dan Balikpapan, serta di Kawasan Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, sehingga menawarkan kesempatan unik untuk menggabungkan edukasi budaya dengan kesadaran lingkungan.
Di Paviliun Indonesia juga berlangsung sebuah talk show bertajuk Green World, Intergenerational Climate Action yang diadakan oleh Climate Reality Indonesia. Acara ini menjadi ruang untuk bertukar wawasan, berbagi praktik terbaik, dan mendiskusikan solusi inovatif dalam mengatasi krisis iklim dengan melibatkan berbagai kelompok usia dan pemangku kepentingan.
Diskusi dipandu oleh Ari Adipratomo, dari Climate Reality Indonesia, dengan narasumber terkemuka. Di antaranya Meg Bearor, dari The Climate Reality Project yang membahas kampanye global pengurangan emisi, serta Amanda Katili Niode, Direktur Climate Reality Indonesia, yang mengulas pentingnya keterlibatan komunitas pemuda. Ikbal Alexander, pendiri Kertabumi Recycling Center, memaparkan tantangan bank sampah di Indonesia.
Baku, ibu kota Azerbaijan yang terletak di tepi Laut Kaspia, menjadi panggung yang ideal dengan perpaduan unik antara sejarah dan modernitas. Kawasan kota tua Icherisheher yang tercatat sebagai Warisan Dunia UNESCO, dengan landmark seperti Maiden Tower dan Istana Shirvanshah, berpadu kontras dengan cakrawala modern, Flame Towers dan Heydar Aliyev Center.
Climate Reality Indonesia telah menyelenggarakan kegiatan serupa di beberapa kota seperti Solo dan Balikpapan, serta di Kawasan Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, sehingga menawarkan kesempatan unik untuk menggabungkan edukasi budaya dengan kesadaran lingkungan.
Di Paviliun Indonesia juga berlangsung sebuah talk show bertajuk Green World, Intergenerational Climate Action yang diadakan oleh Climate Reality Indonesia. Acara ini menjadi ruang untuk bertukar wawasan, berbagi praktik terbaik, dan mendiskusikan solusi inovatif dalam mengatasi krisis iklim dengan melibatkan berbagai kelompok usia dan pemangku kepentingan.
Diskusi dipandu oleh Ari Adipratomo, dari Climate Reality Indonesia, dengan narasumber terkemuka. Di antaranya Meg Bearor, dari The Climate Reality Project yang membahas kampanye global pengurangan emisi, serta Amanda Katili Niode, Direktur Climate Reality Indonesia, yang mengulas pentingnya keterlibatan komunitas pemuda. Ikbal Alexander, pendiri Kertabumi Recycling Center, memaparkan tantangan bank sampah di Indonesia.
Lihat Juga :