Harga Gas Eropa Sentuh Level Tertinggi dalam Satu Tahun, Ini Sebabnya
Sabtu, 23 November 2024 - 21:36 WIB
OMV mengumumkan pada hari Rabu, bahwa mereka telah memenangkan gugatan dan telah diberikan kompensasi 230 juta euro. Perusahaan memperingatkan bahwa langkah ini dapat menyebabkan "memburuknya hubungan kontraktual" dengan Gazprom dan mengakibatkan "potensi penghentian pasokan gas."
OMV mengklaim bahwa mereka dapat terus mengirimkan gas ke pelanggan dengan mengandalkan penyimpanan, bahkan jika pasokan dari Rusia terganggu.
OMV sebenarnya dijadwalkan menerima gas Rusia di bawah kesepakatan jangka panjang dengan Gazprom yang berakhir pada tahun 2040. Sementara Wina telah menyuarakan niatnya untuk mengakhiri ketergantungannya selama beberapa dekade pada gas Rusia, namun mereka telah gagal menemukan penyedia alternatif, karena impor dari negara lain jauh lebih mahal.
Impor gas Rusia Austria mencapai level sebelum pra-konflik Ukraina tahun lalu, karena negara itu mengimpor hampir dua kali lipat jumlah gas yang dibutuhkan untuk meggerakkan ekonominya. Pasokan Rusia yang stabil memungkinkan Wina menjadi pengekspor energi bersih ke negara-negara Eropa lainnya.
Baca Juga: Tanpa Gas Murah Rusia, CEO Gazprom: Uni Eropa Melakukan Bunuh Diri Energi
OMV mengklaim bahwa mereka dapat terus mengirimkan gas ke pelanggan dengan mengandalkan penyimpanan, bahkan jika pasokan dari Rusia terganggu.
OMV sebenarnya dijadwalkan menerima gas Rusia di bawah kesepakatan jangka panjang dengan Gazprom yang berakhir pada tahun 2040. Sementara Wina telah menyuarakan niatnya untuk mengakhiri ketergantungannya selama beberapa dekade pada gas Rusia, namun mereka telah gagal menemukan penyedia alternatif, karena impor dari negara lain jauh lebih mahal.
Impor gas Rusia Austria mencapai level sebelum pra-konflik Ukraina tahun lalu, karena negara itu mengimpor hampir dua kali lipat jumlah gas yang dibutuhkan untuk meggerakkan ekonominya. Pasokan Rusia yang stabil memungkinkan Wina menjadi pengekspor energi bersih ke negara-negara Eropa lainnya.
Baca Juga: Tanpa Gas Murah Rusia, CEO Gazprom: Uni Eropa Melakukan Bunuh Diri Energi
Lihat Juga :