IHSG Berakhir Tersungkur ke 7.245, Sektor Energi dan Keuangan Jadi Biang Kerok
Selasa, 26 November 2024 - 17:10 WIB
IHSG berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (26/11). FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (26/11). IHSG tercatat turun 0,93 persen, atau 68,22 poin, mencapai level 7.245.
Selama perdagangan hari ini, total volume saham yang diperdagangkan mencapai 19,70 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,50 triliun. Perdagangan dilakukan dalam 1,21 juta kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 364 saham mengalami koreksi harga, 217 saham menguat, dan 214 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: IHSG Ditutup Terbang 1,65% ke 7.314, Sektor Keuangan Paling Kinclong
Berbagai sektor mengalami penurunan, dengan sektor energi mencatatkan penurunan terbesar sebesar 1,07 persen. Sektor keuangan juga tertekan turun 0,93 persen, sektor teknologi turun 0,74 persen, sektor bahan baku turun 0,62 persen, serta sektor non-siklikal turun 0,58 persen. Sektor-sektor lainnya juga menunjukkan penurunan, termasuk sektor siklikal (-0,57 persen), sektor industri (-0,32 persen), sektor infrastruktur (-0,25 persen), dan sektor kesehatan (-0,21 persen). Hanya sektor properti yang berhasil mencatatkan kenaikan, menguat sebesar 0,74 persen.
Selama perdagangan hari ini, total volume saham yang diperdagangkan mencapai 19,70 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,50 triliun. Perdagangan dilakukan dalam 1,21 juta kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 364 saham mengalami koreksi harga, 217 saham menguat, dan 214 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: IHSG Ditutup Terbang 1,65% ke 7.314, Sektor Keuangan Paling Kinclong
Berbagai sektor mengalami penurunan, dengan sektor energi mencatatkan penurunan terbesar sebesar 1,07 persen. Sektor keuangan juga tertekan turun 0,93 persen, sektor teknologi turun 0,74 persen, sektor bahan baku turun 0,62 persen, serta sektor non-siklikal turun 0,58 persen. Sektor-sektor lainnya juga menunjukkan penurunan, termasuk sektor siklikal (-0,57 persen), sektor industri (-0,32 persen), sektor infrastruktur (-0,25 persen), dan sektor kesehatan (-0,21 persen). Hanya sektor properti yang berhasil mencatatkan kenaikan, menguat sebesar 0,74 persen.
Lihat Juga :