Pertamina Kantongi Laba Bersih Rp42 Triliun hingga Oktober 2024
Rabu, 04 Desember 2024 - 10:54 WIB
Untuk pendapatan hingga Oktober tahun ini berada di angka USD62,5 miliar, setara Rp989,56 triliun. Wiko menargetkan pendapatan 2024 bisa menyamai 2023 yang berada di level USD75,8 miliar, setara Rp1.156 triliun. "Kami optimis di akhir tahun kita bisa menyamai revenue tahun lalu," paparnya.
Adapun posisi Laba Sebelum Bunga, Pajak, Penyusutan, dan Amortisasi atau Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) per Oktober 2024 di angka USD9,35 miliar atau Rp148 triliun.
Wiko mengaku, 2024 merupakan tahun tantangan bagi Pertamina karena perusahaan mengalami tekanan di bisnis midstream, khususnya kilang. Namun, untuk menjaga kinerja perusahaan, Pertamina berinvestasi sebesar USD4,7 miliar untuk kegiatan hulu.
"Dan ini dibuktikan dengan hal serupa terjadi juga di banyaknya kilang-kilang di dunia yang harus struggle untuk menjalankan operasionalnya," beber dia.
"Terbesar diutamakan untuk kegiatan hulu yang menghasilkan produksi minyak. Nanti kami ceritakan di bawah bagaimana kita mengelola di hulu," lanjut Wiko.
Adapun posisi Laba Sebelum Bunga, Pajak, Penyusutan, dan Amortisasi atau Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) per Oktober 2024 di angka USD9,35 miliar atau Rp148 triliun.
Wiko mengaku, 2024 merupakan tahun tantangan bagi Pertamina karena perusahaan mengalami tekanan di bisnis midstream, khususnya kilang. Namun, untuk menjaga kinerja perusahaan, Pertamina berinvestasi sebesar USD4,7 miliar untuk kegiatan hulu.
"Dan ini dibuktikan dengan hal serupa terjadi juga di banyaknya kilang-kilang di dunia yang harus struggle untuk menjalankan operasionalnya," beber dia.
"Terbesar diutamakan untuk kegiatan hulu yang menghasilkan produksi minyak. Nanti kami ceritakan di bawah bagaimana kita mengelola di hulu," lanjut Wiko.
Lihat Juga :