Rupiah Sentuh Rp16.000 per USD usai Jadi Pesakitan dalam Sepekan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:37 WIB
Menurut Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, pasar menjadi semakin tidak yakin atas rencana jangka panjangnya untuk suku bunga, terutama karena data minggu ini menunjukkan inflasi AS tetap tinggi.

“The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga dengan kecepatan yang lebih lambat pada tahun 2025 setelah memangkas suku bunga sebesar 75 bps sejauh ini pada tahun 2024,” tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (13/12).

Kebijakan ekspansif dan inflasi di bawah Presiden terpilih Donald Trump juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka panjang. Selain The Fed, keputusan suku bunga di Jepang dan Inggris juga akan menjadi fokus minggu depan.

Baca Juga: BNI Jadi Bank Terbaik Pasar Uang Rupiah hingga Pembiayaan Inklusif

Dengan demikian, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup menguat di rentang Rp15.900 - Rp16.070 per dolar AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!