Kolaborasi, PLN EPI Kembangkan Ekosistem Biomassa di Kalteng

Sabtu, 14 Desember 2024 - 17:09 WIB
Apresiasi juga disampaikan Sekda Kapuas Septedy yang mengatakan bahwa kegiatan pengembangan ekosistem biomassa untuk cofiring PLTU Pulang Pisau ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. "Oleh karena itu, kami telah meminta Dinas PMD dan Dinas Pertanian untuk memperluas penanaman pohon Gamal di daerah ini. PLN EPI siap membeli biomassa yang dihasilkan, memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka melalui penanaman pohon Gamal," ujarnya.

Baca Juga: Kondisi Alam Pegunungan Ural yang Diduga Tempat Dikurungnya Yajuj Majuj

Sementara, Kepala BUMDes Rawa Subur Surian menegaskan dukungannya atas program ini. Dia bersyukur bahwa penanaman pohon Gamal ini akan membuka peluang kerja yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

Program pengembangan ekosistem biomassa berbasis ekonomi kerakyatan ini gencar dilakukan PLN EPI, dimana program serupa telah berjalan di beberapa daerah, yakni di Kabupaten Gunung Kidul, DIY; Kabupaten Cilacap, Jateng; dan Tasikmalaya, Jabar. PLN EPI juga telah memiliki MoU dengan berbagai pemda untuk pengembangan ekosistem biomassa ini, seperti dengan Pemprov Banten, Pemkab Probolinggo, Konawe, Konawe Selatan, Pulang Pisau, dan Pemkab Kapuas.

Iwan Agung menegaskan, guna mencapai target NZE di 2060, kuncinya adalah melakukan kolaborasi dengan semua pihak. "Tidak hanya dari pemerintah, kementerian dan lembaga, serta BUMN saja, namun juga memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!