Investor Incar Sektor Asuransi Umum di 2024, Jumlah Pemegang Saham Capai 4.324
Jum'at, 20 Desember 2024 - 19:19 WIB
Baca Juga: IPO di 2025 Bakal Didominasi Raksasa, Intip Bocorannya
Jumlah pemegang saham TUGU tembus angka 9.000-an dalam dua bulan terakhir. Pertama kali di bulan Oktober 2024, jumlah pemegang saham TUGU mencapai 9.315 atau naik 1.457 dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kemudian kenaikan juga terjadi lagi di bulan November 2024. Jumlah pemegang saham TUGU mencapai 9.628 mengalami kenaikan sebanyak 313 dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Tidak hanya dari sisi jumlah pemegang saham, aliran modal asing ke sektor asuransi umum juga masih didominasi oleh saham TUGU. “Dari total Rp 62 miliar dana asing yang masuk ke saham-saham asuransi umum, inflows asing yang masuk ke TUGU mencapai Rp60,5 miliar dan paling besar” ujarnya.
Azis melihat, antara jumlah pemegang saham dengan inflow asing cenderung sejalan yang menunjukkan saham TUGU memang benar-benar diburu. Posisi TUGU yang kuat di industri sebagai market leader, kinerja keuangan yang tumbuh positif, sahamnya termasuk paling likuid di sektor serta valuasi yang murah menjadi alasan utama mengapa jumlah pemegang saham TUGU terus naik.
Baca Juga: BEI Tegaskan Emiten Tercatat Telah Penuhi Persyaratan
Jumlah pemegang saham TUGU tembus angka 9.000-an dalam dua bulan terakhir. Pertama kali di bulan Oktober 2024, jumlah pemegang saham TUGU mencapai 9.315 atau naik 1.457 dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kemudian kenaikan juga terjadi lagi di bulan November 2024. Jumlah pemegang saham TUGU mencapai 9.628 mengalami kenaikan sebanyak 313 dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Tidak hanya dari sisi jumlah pemegang saham, aliran modal asing ke sektor asuransi umum juga masih didominasi oleh saham TUGU. “Dari total Rp 62 miliar dana asing yang masuk ke saham-saham asuransi umum, inflows asing yang masuk ke TUGU mencapai Rp60,5 miliar dan paling besar” ujarnya.
Azis melihat, antara jumlah pemegang saham dengan inflow asing cenderung sejalan yang menunjukkan saham TUGU memang benar-benar diburu. Posisi TUGU yang kuat di industri sebagai market leader, kinerja keuangan yang tumbuh positif, sahamnya termasuk paling likuid di sektor serta valuasi yang murah menjadi alasan utama mengapa jumlah pemegang saham TUGU terus naik.
Baca Juga: BEI Tegaskan Emiten Tercatat Telah Penuhi Persyaratan
Lihat Juga :