RUPSLB Bank BJB Dorong Pertumbuhan Kredit di Segmen Komersial dan UMKM
Selasa, 01 September 2020 - 19:56 WIB
Mengenai proses uji tuntas terkait rencana penggabungan atau pengambalihan usaha Bank Banten, disampaikan dalam RUPSLB tersebut bahwa saat ini prosesnya masih belum selesai. Disampaikan juga bahwa seluruh proses uji tuntas tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mengutamakan kepentingan seluruh stakeholders.
Baca juga: Dapat Kucuran Dana dari BJB, BPR Kredit Mandiri Berikan Layanan Prima
Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto mengatakan, dengan telah lengkapnya jajaran Direksi, menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan kredit perseroan dengan lebih optimal, utamanya di segmen komersial dan UMKM, dengan tingkat risiko yang terkelola dengan baik.
"Dalam rangka berkontribusi dan berpartisipasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, bank BJB senantiasa berupaya mengoptimalkan penyaluran kredit terutama kredit produktif di segmen komersial dan UMKM sehingga roda perekonomian dapat kembali berputar, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang memadai," kata Widi.
Situasi pandemi COVID-19 kata dia telah memberikan dampak terhadap perekonomian nasional. Namun, Bank BJB dapat merespons kondisi tersebut dengan baik yang tercermin dari kinerja perseroan yang mampu mencatatkan pertumbuhan kredit 9,8% y-o-y menjadi Rp85,8 triliun. Laba bersih perseroan sendiri pada semester I 2020 tercatat sebesar Rp808 miliar.
Baca juga: Dapat Kucuran Dana dari BJB, BPR Kredit Mandiri Berikan Layanan Prima
Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto mengatakan, dengan telah lengkapnya jajaran Direksi, menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan kredit perseroan dengan lebih optimal, utamanya di segmen komersial dan UMKM, dengan tingkat risiko yang terkelola dengan baik.
"Dalam rangka berkontribusi dan berpartisipasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, bank BJB senantiasa berupaya mengoptimalkan penyaluran kredit terutama kredit produktif di segmen komersial dan UMKM sehingga roda perekonomian dapat kembali berputar, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang memadai," kata Widi.
Situasi pandemi COVID-19 kata dia telah memberikan dampak terhadap perekonomian nasional. Namun, Bank BJB dapat merespons kondisi tersebut dengan baik yang tercermin dari kinerja perseroan yang mampu mencatatkan pertumbuhan kredit 9,8% y-o-y menjadi Rp85,8 triliun. Laba bersih perseroan sendiri pada semester I 2020 tercatat sebesar Rp808 miliar.
(luq)
Lihat Juga :