Pasokan Gas Rusia via Ukraina Berakhir, Apa Dampaknya bagi Eropa?
Kamis, 02 Januari 2025 - 07:38 WIB
"Infrastruktur gas Eropa cukup fleksibel untuk menyediakan gas yang berasal dari non-Rusia. Hal ini telah diperkuat dengan kapasitas impor LNG baru yang signifikan sejak 2022," ujar Juru Bicara Komisi Eropa.
Ukraina, yang memutuskan untuk tidak memperbarui perjanjian transit, menekankan bahwa Eropa telah membuat keputusan strategis untuk beralih dari gas Rusia.
"Kami menghentikan transit gas Rusia. Ini adalah peristiwa bersejarah. Rusia kehilangan pasarnya; Rusia akan mengalami kerugian finansial," kata Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko.
Kerugian bagi Kedua Belah Pihak
Ukraina akan kehilangan sekitar USD800 juta per tahun dalam biaya transit sementara Gazprom akan kehilangan sekitar USD5 miliar dalam penjualan gas.
Rusia dan bekas Uni Soviet menghabiskan setengah abad untuk membangun pangsa pasar gas Eropa yang signifikan, yang pada puncaknya mencapai sekitar 35%. Namun, perang telah menghancurkan bisnis Gazprom di area ini.
Ukraina, yang memutuskan untuk tidak memperbarui perjanjian transit, menekankan bahwa Eropa telah membuat keputusan strategis untuk beralih dari gas Rusia.
"Kami menghentikan transit gas Rusia. Ini adalah peristiwa bersejarah. Rusia kehilangan pasarnya; Rusia akan mengalami kerugian finansial," kata Menteri Energi Ukraina, German Galushchenko.
Kerugian bagi Kedua Belah Pihak
Ukraina akan kehilangan sekitar USD800 juta per tahun dalam biaya transit sementara Gazprom akan kehilangan sekitar USD5 miliar dalam penjualan gas.
Rusia dan bekas Uni Soviet menghabiskan setengah abad untuk membangun pangsa pasar gas Eropa yang signifikan, yang pada puncaknya mencapai sekitar 35%. Namun, perang telah menghancurkan bisnis Gazprom di area ini.
Lihat Juga :