Kejar Investasi Rp15 Triliun, Bos PTPN Terbang ke China

Minggu, 12 Januari 2025 - 22:11 WIB
Abdul Ghani juga menegaskan, bahwa investasi ini tidak hanya bermanfaat bagi PTPN sebagai korporasi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja lokal.

“Dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja, langkah ini sejalan dengan target Presiden Prabowo untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%,” tambahnya.

Selain membahas investasi pabrik sarung tangan, diskusi juga mencakup potensi kerja sama pembangunan pembangkit listrik dari energi baru terbarukan (EBT) berbasis biomassa. Pembangkit ini nantinya akan memasok kebutuhan listrik KEK Sei Mangkei serta masyarakat sekitar, mendukung transformasi kawasan tersebut menjadi Kawasan Green Industry.

Sementara itu, CEO sekaligus pemilik Basic International Investment Pte Ltd., Mr. Liu juga menyampaikan minat untuk mengembangkan bisnis di sektor pertanian dan peternakan sapi perah (dairy farm) guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis pemerintah. Sebagai catatan, anak perusahaan Basic International Investment Pte Ltd (PT Basic International Sumatera/BASIC) --yang bergerak di bidang manufaktur sarung tangan medis berbahan latex-- telah merealisasikan investasi sebesar Rp659 miliar di KEK Sei Mangkei pada 2024.

Proyek ini menjadi awal dari rencana investasi jangka panjang dengan nilai total Rp15 triliun. Untuk tahap pertama, investasi sebesar Rp4,8 triliun akan dilakukan secara bertahap selama lima tahun sejak Juli 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!