Dipagari SNI Wajib, Industri Logam Nasional Makin Pede

Rabu, 02 September 2020 - 13:50 WIB
Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia mengapresiasi penerapan SNI Wajib oleh Kemenperin untuk menangkis serbuan produk impor. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (Indonesian Iron and Steel Industry Association/IISIA) mengapresiasi program substitusi impor melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) .

Langkah strategis tersebut diyakini akan mendongkrak daya saing industri logam di Tanah Air serta melindungi pasar domestik dari serbuan produk impor.



"Kami berkomitmen untuk aktif berkontribusi dan bersinergi dengan Kemenperin dalam rangka menyukseskan program substitusi impor di sektor industri besi dan baja," kata Ketua Umum IISIA Silmy Karim, dalam siaran pers, Rabu (2/9/2020).

(Baca Juga: Tak Ada Kata Senja di Industri Baja)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!