Tolak Gabung BRICS, Arab Saudi Investasi ke AS Rp9.800 Triliun

Selasa, 11 Februari 2025 - 09:38 WIB
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Putra Mahkota dan Menteri Pertahanan Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuan bilateral di Riyadh, Arab Saudi, 20 Mei 2017. FOTO/AP
JAKARTA - Arab Saudi menolak bergabung dengan BRICS lantaran sedang melakukan kesepakatan bisnis dengan Amerika Serikat (AS). Kerajaan Arab Saudi enggan bergabung dengan BRICS karena mereka membutuhkan dukungan AS dan negara-negara Barat lainnya untuk memenuhi misi dan visi 2030.

Mengakhiri ketergantungan pada AS hanya akan menghambat prospek keuangannya dan menyebabkan stagnasi ekonomi. Oleh karena itu, Arab Saudi akan menginvestasikan USD600 miliar atau setara Rp9.800 triliun di AS selama empat tahun ke depan.



Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa Kerajaan Arab Saudi ingin menginvestasikan dan memperluas perdagangan.

Baca Juga: BRICS Tak Berambisi Bikin Mata Uang Baru: Apakah Trump Melunak?

MBS mengatakan bahwa investasi ini akan menciptakan kemakmuran ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi Arab Saudi dan AS. Namun, kerajaan tidak merinci di sektor mana dana ratusan ribu triliun itu akan diinvestasikan.

Mereka tidak menjelaskan apakah dana tersebut akan diinvestasikan di sektor swasta atau publik dan hanya memberikan sedikit atau bahkan tidak memberikan informasi mengenai bagaimana dana tersebut akan digunakan. Investasi AS diawasi secara ketat oleh BRICS karena menginginkan Arab Saudi untuk bergabung dengan kelompok ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!