BRICS Tak Berambisi Bikin Mata Uang Baru: Apakah Trump Melunak?

Senin, 10 Februari 2025 - 07:35 WIB
loading...
BRICS Tak Berambisi...
Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif negara-negara BRICS apabila aliansi tersebut meluncurkan mata uang baru. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketegangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan aliansi BRICS telah mencapai puncaknya. Dengan kekhawatiran dunia akan perang dagang yang sedang berlangsung, kedua belah pihak tampaknya tidak akan mencapai resolusi apa pun.

Namun, sebuah pernyataan baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa rencana mata uang BRICS secara resmi tidak ada masalah, tetapi apakah Presiden AS Donald Trump akan mencabut tarif yang diusulkannya?

Baca Juga: Tak Ingin Digebuk AS, India Tolak Mata Uang BRICS

Selama kampanye untuk terpilih kembali, Trump awalnya memperingatkan tarif untuk mencegah negara tersebut melakukan dedolarisasi. Dia menargetkan blok BRICS secara khusus karena mereka secara terang-terangan menggunakan mata uang lokal dalam perdagangan mereka. Namun, dengan menegaskan mereka tidak lagi menjadi ancaman bagi mata uang dunia, apakah Trump akan mengalah?

Donald Trump pernah mengatakan bahwa dolar AS tidak lagi menjadi mata uang cadangan global dunia akan sama saja dengan negara yang kalah perang. Hal inilah yang pertama kali menempatkan aliansi BRICS dalam bidikannya. Selama bertahun-tahun, negara ini telah berusaha untuk menerapkan mata uangnya sendiri. Meskipun tidak pernah diumumkan, rumor tersebut telah ada sejak 2024.

Hal ini menyebabkan Presiden AS saat ini mengancam tarif yang signifikan terhadap negara-negara tersebut. Secara khusus, ia menargetkan mereka yang tidak mau berkomitmen untuk memastikan status greenback. Namun, BRICS telah secara resmi mengkonfirmasi bahwa rencana mata uangnya tidak ada lagi, tetapi apakah tarif Trump juga akan ditolak?

"BRICS tidak sedang mendiskusikan penciptaan mata uang bersama," ujar Juru Bicara Rusia, Dimitry Peskov, baru-baru ini dilansir dari Watcher Guru, Senin (10/2/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Rekomendasi
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
Berita Terkini
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved