Bakal Digebuk Sanksi AS, Raksasa Minyak Rusia Ditolong Anggota BRICS
Selasa, 11 Februari 2025 - 22:28 WIB
Kesepakatan yang dilaporkan diyakini sebagai bagian dari beberapa proyek pengembangan minyak dan gas yang dicapai pemerintah Mesir dengan perusahaan asing pada awal bulan ini. Dengan total sekitar USD225,3 juta, proyek-proyek tersebut mencakup wilayah Gurun Barat dan Sinai Utara.
Lukoil diketahui merupakan salah satu perusahaan minyak dan gas publik terbesar di dunia, dimana produksinya terhitung sekitar 2% dari total minyak dunia. Lukoil adalah perusahaan swasta terbesar di Rusia dalam hal pendapatan.
Bulan lalu, sebagai informasi AS memberlakukan sanksi baru pada sektor energi Rusia, dengan menargetkan beberapa perusahaan minyak, termasuk Lukoil dan CEO-nya, Vadim Vorobyov. Tak lama setelah pembatasan diperkenalkan, perusahaan menunjuk CEO baru.
Pendiri Lukoil, Vagit Alikperov ditempatkan di bawah sanksi AS pada tahun 2022, tidak berselang lama setelah eskalasi konflik Ukraina.
Mesir bukan negara baru bagi Lukoil, dimana perusahaan telah aktif di sektor energi negara itu selama lebih dari dua dekade. Saat ini Lukoil sedang mengimplementasikan proyek produksi West Esh El-Mallaha di gurun Timur, di mana ia bertindak sebagai operator dengan 50% saham. Perusahaan juga memiliki 24% saham di proyek Meleiha di Gurun Barat.
Lukoil diketahui merupakan salah satu perusahaan minyak dan gas publik terbesar di dunia, dimana produksinya terhitung sekitar 2% dari total minyak dunia. Lukoil adalah perusahaan swasta terbesar di Rusia dalam hal pendapatan.
Bulan lalu, sebagai informasi AS memberlakukan sanksi baru pada sektor energi Rusia, dengan menargetkan beberapa perusahaan minyak, termasuk Lukoil dan CEO-nya, Vadim Vorobyov. Tak lama setelah pembatasan diperkenalkan, perusahaan menunjuk CEO baru.
Pendiri Lukoil, Vagit Alikperov ditempatkan di bawah sanksi AS pada tahun 2022, tidak berselang lama setelah eskalasi konflik Ukraina.
Mesir bukan negara baru bagi Lukoil, dimana perusahaan telah aktif di sektor energi negara itu selama lebih dari dua dekade. Saat ini Lukoil sedang mengimplementasikan proyek produksi West Esh El-Mallaha di gurun Timur, di mana ia bertindak sebagai operator dengan 50% saham. Perusahaan juga memiliki 24% saham di proyek Meleiha di Gurun Barat.
Lihat Juga :