5 Fakta Penting Kesepakatan Harta Karun Mineral Langka Ukraina dan AS

Minggu, 02 Maret 2025 - 21:02 WIB

2. Apakah Jaminan Kesepakatan Termasuk dalam Kesepakatan?

Zelensky mendorong jaminan keamanan dari AS untuk ikut masuk dalam kesepakatan. Tetapi dia kemudian, mengatakan tidak ada jaminan seperti itu yang dibuat.

"Saya ingin memiliki jaminan keamanan untuk Ukraina, dan penting bahwa itu akan ada di sana," ungkap pemimpin Ukraina itu menjelaskan.

Ditanya oleh BBC apakah dia akan siap untuk meninggalkan perjanjian, jika Trump tidak menawarkan jaminan yang dia inginkan, Zelensky mengatakan: "Saya ingin menemukan jalur ke NATO atau sesuatu yang serupa.

"Jika kami tidak mendapatkan jaminan keamanan, tidak akan ada gencatan senjata, tidak ada yang akan berhasil, tidak ada apa-apa," ungkapnya.

Meskipun demikian, perjanjian yang diterbitkan mengatakan, AS mendukung "upaya Ukraina untuk mendapatkan jaminan keamanan untuk membangun perdamaian abadi".

Dia mengatakan Ukraina tidak akan menandatangani kesepakatan sampai Zelensky dan Trump "menyetujui jaminan keamanan" dan memutuskan bagaimana "mengikat perjanjian awal ini" dengan jaminan keamanan dari AS.

Trump mengatakan, bahwa AS tidak akan memberikan jaminan keamanan, Ia juga menambahkan bahwa tanggung jawab untuk ini (keamanan Ukraina) saat ini akan jatuh ke Eropa.

Tetapi dia menambahkan, bahwa kehadiran pekerja AS di tanah Ukraina akan memberikan "keamanan otomatis". Prospek kesepakatan mineral pertama kali diusulkan oleh Zelensky tahun lalu sebagai cara untuk menawarkan AS alasan nyata agar terus mendukung Ukraina.

Trump mengutarakan, bahwa Ukraina akan mendapatkan "hak untuk terus berjuang" sebagai imbalan atas akses ke mineralnya dan menyarankan AS akan terus memasok peralatan dan amunisi "sampai kami memiliki kesepakatan dengan Rusia".

Presiden AS juga mengatakan, Rusia terbuka untuk menerima pasukan penjaga perdamaian Eropa di Ukraina, tetapi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Kremlin tidak akan mempertimbangkan ini sebagai opsi.

3. Kapan Kesepakatan akan Ditandatangani?

Trump mengatakan, keduanya akan menandatangani kesepakatan pada pertemuan Jumat di Gedung Putih. Sedangkan, PM Ukraina Shmyhal mengatakan, AS dan Ukraina telah menyiapkan versi final dari perjanjian tersebut, meskipun ajudan Zelensky Mykhaylo Podolyak mengatakan bahwa hanya perjanjian kerangka kerja yang akan ditandatangani.

Tetapi faktanya tidak ada yang ditandatangani sama sekali selama kunjungan itu, yang malah membuat Trump dan Zelensky terlibat dalam debat panas di Oval Office.

Trump sempat marah kepada Zelensky dengan mengatakan, tidak cukup berterima kasih atas dukungan AS selama perang, dan Ia "bertaruh dengan Perang Dunia Ketiga".

Dia mengatakan, Zelensky harus "membuat kesepakatan atau kita keluar", serta menambahkan: "Anda tidak memiliki kartu (Ace)."

Zelensky mengatakan, seharusnya "tidak ada kompromi" dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Tidak lama setelah itu - dan jauh lebih cepat dari jadwal - presiden Ukraina terlihat meninggalkan Gedung Putih.

Gedung Putih kemudian mengumumkan bahwa kesepakatan itu belum disepakati - dan mengatakan Trump telah memutuskan untuk membatalkan penandatanganan itu sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!