Awan Gelap Ekonomi RI, Mayoritas Para Ahli Sepakat Memburuk dari 3 Bulan Lalu
Selasa, 18 Maret 2025 - 13:40 WIB
- Kebijakan Fiskal Tak Efektif Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Mendorong Pertumbuhan
Survei ini fokus pada persepsi para ahli mengenai kondisi ekonomi dan sosial saat ini, serta perkembangan kebijakan, dengan membandingkannya dengan periode sebelumnya dan menilai ekspektasi untuk masa depan.Menurut para ahli yang menilai kebijakan fiskal Pemerintah RI sejauh ini tidak efektif. Rata-rata tanggapan menunjukkan persepsi negatif -1,05 dan keyakinan terhadap evaluasi ini cukup tinggi mencapai 7,83. "Hal itu menunjukkan perlunya perbaikan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan fiskal," ungkap LPEM UI.
Dimana ada 48% responden berpendapat kebijakan fiskal dinilai tidak memiliki dampak dan cenderung kurang efektif. Bukan cuma itu, kebijakan keuangan yang sudah dijalankan selama ini juga dinilai tidak memiliki pengaruh.
Sementara bila melihat secara spesifik berbagai kebijakan yang sudah dilakukan oleh pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto, diskon tarif listrik dipandang sebagai kebijakan yang paling berdampak.
Diskon tarif listrik dipandang sebagai agenda pemerintah yang paling berdampak (40,5%), diikuti oleh penghapusan utang macet UMKM (31,0%) dan kenaikan upah minimum dan kebijakan PPN (26,2%).
Program penting lainnya termasuk makanan bergizi gratis (19,0%) dan program tiga juta rumah (11,9%). Sementara itu, keanggotaan BRICS (9,5%), pemeriksaan kesehatan gratis (7,1%), efisiensi anggaran (2,4%), dan diskon tiket liburan (2,4%) dinilai kurang berdampak. Khususnya, 23,8% responden percaya tidak ada program ini yang akan berdampak positif.
(akr)
Lihat Juga :