Sritex Bangkit Lagi, Dikabarkan Bakal Kembali Beroperasi Setelah Lebaran
Rabu, 19 Maret 2025 - 13:08 WIB
PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) dikabarkan bakal kembali beroperasi sebelum Lebaran, usai adanya penandatanganan kontrak kerja oleh investor baru. Foto/Dok
SUKOHARJO - PT Sri Rejeki Isman Tbk ( Sritex ) dikabarkan bakal kembali beroperasi sebelum Lebaran , usai adanya penandatanganan kontrak kerja oleh investor baru. Sejumlah sumber menyebut sektor produksi yang akan kembali aktif meliputi Weaving, Garmen, dan Finishing.
Kabar ini tentu membawa angin segar bagi ribuan mantan pekerja PT Sritex yang kehilangan pekerjaan akibat Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) massal. Investor baru disebut telah menyepakati kerja sama dengan beberapa mantan pekerja untuk mengisi kembali tenaga kerja di lini produksi tersebut.
Baca Juga: Usai Di-PHK, Ribuan Mantan Buruh PT Sritex Tanda Tangani Kontrak Kerja dengan Investor Baru
Menanggapi hal ini, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex, Widada mengakui adanya penandatanganan kontrak kerja baru oleh investor. Namun Ia membantah kabar pabrik akan mulai beroperasi sebelum Lebaran.
"Isu operasional sebelum Lebaran itu tidak ada. Tetapi kalau setelah Lebaran, kemungkinan besar ke arah sana," kata Widada, Rabu (19/3/2025).
Meskipun mengonfirmasi potensi beroperasinya pabrik setelah Lebaran, Widada mengaku tidak mengetahui secara pasti bulan berapa kegiatan produksi akan dimulai. Da juga belum mendapatkan informasi resmi mengenai identitas investor baru.
Kabar ini tentu membawa angin segar bagi ribuan mantan pekerja PT Sritex yang kehilangan pekerjaan akibat Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) massal. Investor baru disebut telah menyepakati kerja sama dengan beberapa mantan pekerja untuk mengisi kembali tenaga kerja di lini produksi tersebut.
Baca Juga: Usai Di-PHK, Ribuan Mantan Buruh PT Sritex Tanda Tangani Kontrak Kerja dengan Investor Baru
Menanggapi hal ini, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex, Widada mengakui adanya penandatanganan kontrak kerja baru oleh investor. Namun Ia membantah kabar pabrik akan mulai beroperasi sebelum Lebaran.
"Isu operasional sebelum Lebaran itu tidak ada. Tetapi kalau setelah Lebaran, kemungkinan besar ke arah sana," kata Widada, Rabu (19/3/2025).
Meskipun mengonfirmasi potensi beroperasinya pabrik setelah Lebaran, Widada mengaku tidak mengetahui secara pasti bulan berapa kegiatan produksi akan dimulai. Da juga belum mendapatkan informasi resmi mengenai identitas investor baru.
Lihat Juga :