Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Realisasi Investasi Sentuh Rp17,95 T
Kamis, 20 Maret 2025 - 14:06 WIB
Prabowo mengatakan bahwa pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang merupakan hasil kerja keras dari banyak pihak di pemerintahan sebelumnya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025). KEK Industropolis Batang merupakan transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) untuk mendorong peningkatan investasi yang lebih besar.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis 20 Maret 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang, Jawa Tengah," kata Prabowo saat peresmian.
Baca Juga: Serap 58.145 Tenaga Kerja, KEK Industropolis Batang Diresmikan Prabowo Hari Ini
Pada kesempatan itu, Prabowo berharap KEK Industropolis Batang bisa menjadi Shenzhen-nya Indonesia. Mengingat KEK memiliki luas hingga 4.300 hektar dan menjadikannya sebagai KEK BUMN terbesar di Indonesia.
Sementara, realisasi investasi di kawasan tersebut sudah mencapai Rp17,95 triliun dengan 7.000 tenaga kerja yang melibatkan 27 perusahaan.
Prabowo pun mengatakan bahwa pembangunan kawasan ini merupakan hasil kerja keras dari banyak pihak di pemerintahan sebelumnya, yakni Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis 20 Maret 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang, Jawa Tengah," kata Prabowo saat peresmian.
Baca Juga: Serap 58.145 Tenaga Kerja, KEK Industropolis Batang Diresmikan Prabowo Hari Ini
Pada kesempatan itu, Prabowo berharap KEK Industropolis Batang bisa menjadi Shenzhen-nya Indonesia. Mengingat KEK memiliki luas hingga 4.300 hektar dan menjadikannya sebagai KEK BUMN terbesar di Indonesia.
Sementara, realisasi investasi di kawasan tersebut sudah mencapai Rp17,95 triliun dengan 7.000 tenaga kerja yang melibatkan 27 perusahaan.
Prabowo pun mengatakan bahwa pembangunan kawasan ini merupakan hasil kerja keras dari banyak pihak di pemerintahan sebelumnya, yakni Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Lihat Juga :