Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia

Jum'at, 04 April 2025 - 18:23 WIB
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Fadhil Hasan mengatakan, sejak Trump memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat pada November 2024, dia berambisi merealisasikan tagline atau slogan kampanye berupa ‘Make America Great Again' atau Mengembalikan Kembali Amerika Jadi Negara Besar.

Menurutnya, slogan ‘Make America Great Again' didasarkan pada pandangan Trump soal kejayaan ekonomi AS, yang dalam situasi saat ini justru pertumbuhannya mengalami stagnasi.

“Trump membawa satu agenda yang disebut sebagai bagaimana mengembalikan kejayaan Amerika, ‘Make America Great Again'. Nah itu dilatarbelakangi oleh suatu, saya kira pandangan Trump ya, bahwa selama ini perekonomian Amerika itu, tidak tumbuh dengan baik,” ujar Fadhil saat diskusi Indef, Jumat (4/4/2025).

Perkara lain yang menjadi pondasi ‘Make America Great Again' adalah kondisi fiskal AS yang kurang baik, utang AS yang terus menggunung, kehilangan basis daya saing di sektor industri, serta membukukan defisit neraca perdagangan. Persoalan-persoalan tersebut merupakan imbas dari makro ekonomi AS yang tidak stabil.

“Kemudian juga banyak membawa beban, baik dari sisi fiskalnya ya, yang hutang semakin meningkat, kemudian juga kehilangan basis daya saing daripada industri-nya ya, kemudian juga apa namanya, mengalami neraca perdagangan yang defisit ya, dan seterusnya dan seterusnya,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!