Fenomena IHSG Pasca-Lebaran: Penurunan Jadi Peluang untuk Rebound

Jum'at, 11 April 2025 - 23:30 WIB
Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi market saat ini masih menimbulkan kepanikan buat para investor. Foto/Dok
JAKARTA - Situasi pasar modal Indonesia pasca-Lebaran masih hangat diperbincangkan. Pada Selasa awal pekan (8/4), saat pembukaan setelah libur panjang, indeks harga saham gabungan ( IHSG ) sempat anjlok 9,19% hingga menyentuh level 5.912.

Bursa Efek Indonesia (BEI) kemudian melakukan trading halt pada pukul 09.00 WIB karena tekanan jual yang luar biasa. Kepanikan melanda, ribuan trader cut loss, dan mayoritas analis memproyeksikan IHSG akan terus longsor.



Founder & CEO Astronacci, Gema Goeyardi sehari sebelum pembukaan pasar (7/4) telah memprediksi bahwa IHSG akan segera rebound dan ditutup dengan candlestick hijau. Prediksi yang dianggap terlalu optimistis, tapi terbukti.

Baca Juga: IHSG Dibuka Balik ke Zona Merah, Mayoritas Sektor Kompak Turun

IHSG tidak hanya rebound pada 8 April, tetapi terus melanjutkan penguatan hingga hari ini (11 April), mencatatkan kenaikan lebih dari 7% dalam tiga hari berturut-turut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!