Rusia Klaim Punya Cadangan Energi Terbesar di Dunia, Bisa Berproduksi 500 Tahun
Rabu, 16 April 2025 - 07:27 WIB
Laporan itu juga mengatakan bahwa meningkatnya permintaan untuk lithium, nikel, tanah jarang, aluminium, dan logam lainnya, akan membuka "peluang baru" untuk pengembangan sumber daya mineral Rusia yang efisien.
Strategi energi menguraikan langkah-langkah percepatan proyek infrastruktur dan menciptakan kondisi untuk mengalihkan ekspor minyak, gas, dan produk olahan ke pasar baru yang "ramah". Rencananya termasuk memperluas kapasitas transshipment di pelabuhan Arktik dan Timur Jauh melalui Rute Laut Utara.
Dokumen tersebut juga mengupas skenario stres, termasuk pergeseran global yang lebih cepat ke energi terbarukan pada tahun 2050. Akan tetapi mengatakan risikonya rendah karena akan membutuhkan penurunan 20% dalam penggunaan energi dan tiga kali lipat investasi dalam alternatif, menempatkan beban berat pada konsumen dan ekonomi dunia.
Baca Juga: Bisnis di Eropa Runtuh Memaksa Raksasa Gas Rusia Jual Aset Properti Mewahnya
Laporan tersebut menekankan bahwa bahan bakar fosil diperkirakan akan tetap menjadi tulang punggung pasokan energi global setidaknya hingga tahun 2050. Gas alam cair diproyeksikan memainkan peran yang semakin penting dalam perdagangan global karena logistiknya yang fleksibel, meningkatkan persaingan di pasar.
Strategi energi menguraikan langkah-langkah percepatan proyek infrastruktur dan menciptakan kondisi untuk mengalihkan ekspor minyak, gas, dan produk olahan ke pasar baru yang "ramah". Rencananya termasuk memperluas kapasitas transshipment di pelabuhan Arktik dan Timur Jauh melalui Rute Laut Utara.
Dokumen tersebut juga mengupas skenario stres, termasuk pergeseran global yang lebih cepat ke energi terbarukan pada tahun 2050. Akan tetapi mengatakan risikonya rendah karena akan membutuhkan penurunan 20% dalam penggunaan energi dan tiga kali lipat investasi dalam alternatif, menempatkan beban berat pada konsumen dan ekonomi dunia.
Baca Juga: Bisnis di Eropa Runtuh Memaksa Raksasa Gas Rusia Jual Aset Properti Mewahnya
Laporan tersebut menekankan bahwa bahan bakar fosil diperkirakan akan tetap menjadi tulang punggung pasokan energi global setidaknya hingga tahun 2050. Gas alam cair diproyeksikan memainkan peran yang semakin penting dalam perdagangan global karena logistiknya yang fleksibel, meningkatkan persaingan di pasar.
(akr)
Lihat Juga :