Trump Klaim Tarif Resiprokal Bisa Menggantikan Penerimaan Pajak AS

Kamis, 17 April 2025 - 08:29 WIB
Apa yang disampaikan oleh Trump mengacu pada zaman Gilded Age, yakni periode pertumbuhan industri yang cepat dan meningkatnya kekayaan nasional. Meskipun ditandai dengan ketimpangan pendapatan yang mencolok dan kemiskinan yang meluas.

"Saat itulah bangsa kita relatif terkaya. Kami adalah yang terkaya," tambahnya.

Trump, yang menjuluki dirinya sebagai 'a tariff man', berpendapat bahwa kebijakan perdagangannya dapat mengumpulkan lebih dari USD1 triliun setara Rp16.664 triliun dalam setahun ke depan atau lebih. Jika benar, maka bisa membantu mengurangi utang nasional dan berpotensi mengimbangi atau mengganti pajak penghasilan.

Ditekankan juga oleh Trump bahwa tarif memperkuat ekonomi AS, membawa "miliaran dolar per hari" ke dalam pundi-pundi kas federal.

Namun para ekonom, bagaimanapun skeptis bahwa tarif baru impor AS dapat menghasilkan pendapatan dalam skala yang diklaim Trump. Para ahli memperingatkan bahwa harga impor yang lebih tinggi dapat mengurangi pengeluaran konsumen dan mengurangi permintaan secara keseluruhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!