Indonesia-Inggris Bahas Kerja Sama Transisi Energi

Jum'at, 18 April 2025 - 07:25 WIB
Baca Juga: Rusia: Jerman Terlibat Perang Jika Ukraina Gunakan Rudal Taurus!

Ke depan, Indonesia juga akan fokus pada pengembangan energi dari sampah (waste-to-energy) dan energi nuklir, yang mulai dipertimbangkan dalam revisi RUPTL. Selain itu, Indonesia terus mendorong pemanfaatan sumber daya alam nasional, termasuk penguatan proyek CCS di Tangguh, sebagai bagian dari strategi transisi energi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri McCarthy menyampaikan apresiasinya atas upaya nyata Indonesia dalam mendorong transisi energi dan menekankan pentingnya memastikan energi bersih tetap memiliki nilai ekonomi. Ia juga menyoroti pentingnya investasi dalam teknologi CCS yang sudah mulai diterapkan di Indonesia.

Delegasi Inggris yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste HE Dominic Jermey; Minister Counsellor-Development Director, Amanda McLoughlin; Head of Low Carbon Energy and Infrastructure, Ianto Jones; dan Private Secretary Minister McCarthy, Louise Emanuel.

Pemerintah Indonesia menyampaikan harapannya agar Inggris dapat memberikan dukungan dalam bentuk skema pembiayaan yang terjangkau, program pengembangan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia, serta kerja sama filantropi untuk memastikan transisi energi berjalan adil bagi seluruh masyarakat. Deputi Elen menegaskan, dengan dukungan Inggris dan mitra global lainnya, Indonesia optimistis dapat mewujudkan target pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan secara seimbang melalui transisi energi yang ramah lingkungan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!