PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 - 20:59 WIB
loading...
PLN EPI Dorong Bioenergi...
Proses pencampuran (mixing) batubara dengan biomassa jenis sawdust (serbuk gergaji kayu) di area stockpile PLTU Paiton. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat diversifikasi energi primer melalui pengembangan bioenergi. Hal ini sebagai salah satu strategi menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir dalam Grand Seminar "ReEnergize Summit 2026: Pentahelix Talks x IETD 2026 Goes to Campus" di Balai Sidang Universitas Indonesia. Melalui optimalisasi biomassa, biochar, compressed biomethane gas (CBG), hingga pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, jelas dia, PLN EPI mendorong pemanfaatan sumber daya energi domestik untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Hokkop mengatakan, Indonesia memiliki potensi bioenergi yang sangat besar. Menurutnya, tantangan utama saat ini bukan lagi terletak pada ketersediaan sumber daya, melainkan bagaimana membangun kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. " Source-nya sebenarnya kita punya. Namun memang harus ada keberanian dari kita untuk berkolaborasi, antara PLN, mitra investasi, mitra lokal, pemerintah, regulator, akademisi, hingga dunia usaha agar pengembangan bioenergi dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan," ujar Hokkop dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri

Ia menjelaskan, sebagai Subholding PLN yang bertanggung jawab menyediakan energi primer bagi seluruh pembangkit PLN Group, PLN EPI tidak hanya memastikan keandalan pasokan batu bara dan gas, tetapi juga terus memperluas portofolio energi primer berbasis energi baru terbarukan, khususnya bioenergi. Menurut Hokkop, PLN secara bertahap telah memulai transformasi sektor pembangkitan menuju energi yang lebih bersih. Saat ini hampir seluruh pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) telah memanfaatkan biodiesel B40, sementara pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulai mengimplementasikan biomassa sebagai bahan bakar cofiring untuk mengurangi konsumsi batu bara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Rekomendasi
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved