Belasan Finalis Ashoka Young Changemaker Tawarkan Inovasi Sosial dan Lingkungan Hidup
Sabtu, 26 April 2025 - 22:52 WIB
Salah satu dari 19 finalis tersebut adalah Kanaya M. (19). Remaja asal Muara Bungo, Jambi, yang mempresentasikan gerakan perubahan Edukasi Berjalan. Dalam gerakan ini, Kanaya mengedukasi anak-anak di komunitas marjinal tentang hak asasi manusia dan mengasah pemikiran kritis isu kesenjangan.
Kemudian, Rana A. (16) peserta asal Bandung, Jawa Barat, yang membangun gerakan Jabar Tapa untuk generasi remaja tanggap bencana, terutama gempa bumi dan longsor, melalui edukasi dan advokasi.
Untuk finalis termuda, ada Hanna A. (12) dari Jakarta. Dalam presentasinya, Hana menjelaskan tentang gerakan perubahan Jadikan Buku Teman Baikmu. Di gerakan tersebut, Hana membuat cara seru untuk mengajak anak-anak agar gemar membaca melalui aktivitas berburu harta karun dan sahabat pena.
Baca Juga: Mengapa Anak Muda di Indonesia Kurang Peduli Isu Lingkungan?
Ada juga finalis yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur, Febriand V. (20) dengan gerakan Black Screen. Dalam gerakan ini, Febriand menggagas sebuah wadah bagi remaja dengan disabilitas untuk membuat film dan mengangkat isu yang mereka alami.
Selain keempat orang muda tersebut, berikut finalis Ashoka Young Changemakers dan inisiatif lainnya:
1. Andhika S. (15/Generasi Inspiratif Muda/Jambi)
2. Anisa M. (20/Inovasi Kata Karsa/Kubu Raya, Kalimantan Barat)
3. Avhinza P. (17/Sekolah Damai/Bandar Lampung, Lampung)
4. Chelsea G. (19/Eco Oil/Surabaya, Jawa Timur)
5. Danendra F. (18/Panoramind/Boyolali, Jawa Tengah)
Kemudian, Rana A. (16) peserta asal Bandung, Jawa Barat, yang membangun gerakan Jabar Tapa untuk generasi remaja tanggap bencana, terutama gempa bumi dan longsor, melalui edukasi dan advokasi.
Untuk finalis termuda, ada Hanna A. (12) dari Jakarta. Dalam presentasinya, Hana menjelaskan tentang gerakan perubahan Jadikan Buku Teman Baikmu. Di gerakan tersebut, Hana membuat cara seru untuk mengajak anak-anak agar gemar membaca melalui aktivitas berburu harta karun dan sahabat pena.
Baca Juga: Mengapa Anak Muda di Indonesia Kurang Peduli Isu Lingkungan?
Ada juga finalis yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur, Febriand V. (20) dengan gerakan Black Screen. Dalam gerakan ini, Febriand menggagas sebuah wadah bagi remaja dengan disabilitas untuk membuat film dan mengangkat isu yang mereka alami.
Selain keempat orang muda tersebut, berikut finalis Ashoka Young Changemakers dan inisiatif lainnya:
1. Andhika S. (15/Generasi Inspiratif Muda/Jambi)
2. Anisa M. (20/Inovasi Kata Karsa/Kubu Raya, Kalimantan Barat)
3. Avhinza P. (17/Sekolah Damai/Bandar Lampung, Lampung)
4. Chelsea G. (19/Eco Oil/Surabaya, Jawa Timur)
5. Danendra F. (18/Panoramind/Boyolali, Jawa Tengah)
Lihat Juga :