Perkuat Perdagangan, Kadin Teken MoU Baru dengan Kamar Dagang AS
Sabtu, 03 Mei 2025 - 13:51 WIB
Andinya menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan bisa memperluas peluang bagi industri padat karya seperti alas kaki, elektronik, dan garmen - tiga sektor yang saat ini menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja. Selain itu, kerja sama ini juga membuka jalan bagi pelaku usaha AS untuk meningkatkan akses ke pasar Indonesia. Produk seperti kedelai, kapas, susu, dan gandum dinilai potensial untuk mendukung keseimbangan perdagangan dan kebutuhan industri di dalam negeri.
Baca Juga: Gempa M4,8 Guncang Jembrana Bali
Anindya juga menyampaikan optimisme terhadap peningkatan investasi dari AS. Menurutnya, Indonesia saat ini menerima sekitar USD100 miliar investasi asing setiap tahunnya. "Kalau pelaku usaha AS semakin percaya diri, tentu ini sangat baik untuk perekonomian kita,"tuturnya.
Anindya menambahkan, pemerintah Indonesia telah mengambil langkah nyata untuk menciptakan iklim perdagangan yang lebih terbuka, termasuk penghapusan kewajiban kandungan lokal, kuota impor, dan birokrasi yang dianggap menghambat.
Sementara itu, Senior Vice President Kamar Dagang AS John Murphy mengapresiasi kemitraan jangka panjang dengan Kadin Indonesia. Ia menekankan bahwa pasar Indonesia menjadi prioritas utama bagi anggotanya, dan berharap kolaborasi ini dapat lebih dimaksimalkan. Sejak 2002, AS telah menanamkan investasi lebih dari USD6 miliar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Baca Juga: Gempa M4,8 Guncang Jembrana Bali
Anindya juga menyampaikan optimisme terhadap peningkatan investasi dari AS. Menurutnya, Indonesia saat ini menerima sekitar USD100 miliar investasi asing setiap tahunnya. "Kalau pelaku usaha AS semakin percaya diri, tentu ini sangat baik untuk perekonomian kita,"tuturnya.
Anindya menambahkan, pemerintah Indonesia telah mengambil langkah nyata untuk menciptakan iklim perdagangan yang lebih terbuka, termasuk penghapusan kewajiban kandungan lokal, kuota impor, dan birokrasi yang dianggap menghambat.
Sementara itu, Senior Vice President Kamar Dagang AS John Murphy mengapresiasi kemitraan jangka panjang dengan Kadin Indonesia. Ia menekankan bahwa pasar Indonesia menjadi prioritas utama bagi anggotanya, dan berharap kolaborasi ini dapat lebih dimaksimalkan. Sejak 2002, AS telah menanamkan investasi lebih dari USD6 miliar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(fjo)
Lihat Juga :