Waspada Perlambatan, S&P Global Ratings Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,6% di 2025
Rabu, 07 Mei 2025 - 21:25 WIB
Apabila kesepakatan dagang Indonesia - AS gagal dicapai, kata Brian, maka diperkirakan membuat tarif efektif menjadi 31,7% pada Juli mendatang, yang berpotensi menekan kinerja ekspor dan neraca perdagangan.
Sementara itu kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pemerintah juga tidak menjanjikan sebagai pendorong pertumbuhan. Pemerintah membukukan defisit anggaran sebesar 0,4% dari PDB pada kuartal I, dengan kontraksi penerimaan negara hingga 17% secara tahunan.
Baca Juga: Daya Beli Rakyat Makin Tergerus, Ekonomi RI Diprediksi Cuma 4,7% di 2025
Maybank memperkirakan defisit akan melebar hingga 2,9% pada akhir tahun ini. “Penurunan pendapatan APBN di tengah perlambatan (pertumbuhan) ekonomi, kemungkinan akan membatasi pengeluaran,” kata Brian.
Sementara itu kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pemerintah juga tidak menjanjikan sebagai pendorong pertumbuhan. Pemerintah membukukan defisit anggaran sebesar 0,4% dari PDB pada kuartal I, dengan kontraksi penerimaan negara hingga 17% secara tahunan.
Baca Juga: Daya Beli Rakyat Makin Tergerus, Ekonomi RI Diprediksi Cuma 4,7% di 2025
Maybank memperkirakan defisit akan melebar hingga 2,9% pada akhir tahun ini. “Penurunan pendapatan APBN di tengah perlambatan (pertumbuhan) ekonomi, kemungkinan akan membatasi pengeluaran,” kata Brian.
(akr)
Lihat Juga :