Pentingnya Literasi, Mahasiswa Didorong Hindari Produk Keuangan Ilegal
Sabtu, 10 Mei 2025 - 13:26 WIB
Kegiatan literasi keuangan tersebut dilaksanakan dalam bentuk Kuliah Umum Literasi Keuangan dan Perkembangan Industri Asuransi bagi mahasiswa Institut Teknologi Del di Sumatera Utara pada Kamis (8/5).
Friderica mengungkapkan indeks literasi keuangan nasional diperkirakan akan meningkat dari 65,43% pada 2024 menjadi 66,46% pada 2025. Sementara, indeks inklusi keuangan nasional diprediksi akan melonjak dari 75,02 persen pada 2024 menjadi 80,51% pada 2025.
Direktur Kepatuhan Mandiri Inhealth, Marihot H. Tambunan, menekankan pentingnya literasi keuangan yang dimulai sejak dini, termasuk saat kuliah. "Aspek keuangan tidak terlepas dari kehidupan. Pemahaman yang baik dan mendalam diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan dan terhindar dari risiko atau permasalahan keuangan," tuturnya.
Edukasi keuangan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa Institut Teknologi Del untuk merencanakan keuangan mereka dengan bijak dan menghindari produk-produk keuangan ilegal yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca Juga: IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayarkan Klaim Rp10,6 Triliun di 2024
Friderica mengungkapkan indeks literasi keuangan nasional diperkirakan akan meningkat dari 65,43% pada 2024 menjadi 66,46% pada 2025. Sementara, indeks inklusi keuangan nasional diprediksi akan melonjak dari 75,02 persen pada 2024 menjadi 80,51% pada 2025.
Direktur Kepatuhan Mandiri Inhealth, Marihot H. Tambunan, menekankan pentingnya literasi keuangan yang dimulai sejak dini, termasuk saat kuliah. "Aspek keuangan tidak terlepas dari kehidupan. Pemahaman yang baik dan mendalam diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan dan terhindar dari risiko atau permasalahan keuangan," tuturnya.
Edukasi keuangan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa Institut Teknologi Del untuk merencanakan keuangan mereka dengan bijak dan menghindari produk-produk keuangan ilegal yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca Juga: IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayarkan Klaim Rp10,6 Triliun di 2024
Lihat Juga :