Xi Jinping dan Putin Bertemu, China Perkuat Dukungan Ekonomi ke Rusia

Sabtu, 10 Mei 2025 - 18:00 WIB
Sejak sanksi Barat ingin melumpuhkan ekonomi Rusia, Moskow semakin bergantung pada China sebagai penyelamat ekspor energi dan bahan baku. Perdagangan bilateral antara kedua negara melonjak hingga USD244 miliar tahun lalu dengan ekspor Rusia ke China meningkat 63% menjadi USD129,3 miliar. China kini menjadi sumber utama impor minyak mentah Rusia menyuplai sekitar seperlima dari total impor.

Selain itu, hubungan militer antara kedua negara juga semakin erat, dengan peningkatan latihan perang bersama dan berbagi teknologi pertahanan. Tanpa dukungan ekonomi dari China, Rusia diperkirakan akan menghadapi kesulitan yang lebih besar.

China juga memberikan akses kepada Rusia untuk barang-barang manufaktur dan teknologi yang tidak dapat diproduksi sendiri, yang semakin penting dalam konteks sanksi Barat. Meskipun Rusia terisolasi di arena internasional, dukungan China sangat penting untuk mempertahankan upaya perang Rusia di Ukraina. Namun, sanksi sekunder AS terhadap Rusia menghambat perdagangan antara kedua negara.

Baca Juga: Rusia dan China Kebut Mega Proyek Pipa Gas Baru Berjuluk Power of Siberia 2

Kendati demikian, bank-bank China mengabaikan ancaman sanksi AS untuk memperkuat hubungan dagang dengan Rusia. Salah satu fokus pembicaraan Xi dan Putin adalah proyek pipa gas Power of Siberia 2 diharapkan dapat menyalurkan 50 miliar meter kubik gas Rusia ke China. Meskipun negosiasi sedang berlangsung, menunjukkan ketergantungan Rusia yang semakin besar pada China.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!