Utang AS dalam Bahaya, Aksi 'Jual Amerika' Guncang Pasar Keuangan

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:09 WIB
Ketegangan fiskal dan ketidakpastian politik di Washington terus menjadi perhatian investor global. Upaya kompromi antara Partai Republik dan Demokrat terkait defisit anggaran dan plafon utang kerap menemui jalan buntu, memicu ketidakpastian pasar secara berkala.

Aksi "Jual Amerika" pun kembali mencuat. Istilah ini merujuk pada tren pelepasan aset-aset berbasis dolar AS oleh investor global akibat ketidakpastian kebijakan ekonomi AS. Tren serupa juga sempat muncul pada awal masa pemerintahan Trump, ketika kebijakan pajak dan proteksionisme dagang membuat pasar volatil.

Baca Juga: Gerakan Buang Dolar AS Meluas, Perdagangan 5 Negara Ini 93% Gunakan Mata Uang Lokal

Sementara, analis memperkirakan volatilitas pasar keuangan AS masih akan berlanjut hingga ada kepastian arah kebijakan fiskal dan keberlanjutan utang. Langkah The Federal Reserve dalam menetapkan suku bunga juga akan turut menentukan arah pergerakan pasar dalam beberapa bulan ke depan.

Pasar akan mencermati sejauh mana pemerintah AS mampu menjaga kredibilitas fiskalnya. Tanpa upaya nyata untuk mengendalikan defisit dan utang, risiko kehilangan kepercayaan dari investor dapat terus membayangi ekonomi terbesar di dunia tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!