Indonesia dan China Jajaki Kerja Sama Baru Senilai Rp163 Triliun
Minggu, 25 Mei 2025 - 14:48 WIB
Pemerintah Indonesia memang terus berupaya memperkuat kerja sama ekonomi dengan berbagai negara mitra strategis, termasuk China. Upaya ini meliputi peningkatan perdagangan, investasi, dan proyek-proyek strategis yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah di dalam negeri.
Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menegaskan pandangannya bahwa hubungan Indonesia dan China adalah hubungan bilateral yang sangat strategis, penting, dan menjanjikan, serta dapat menentukan keadaan perdamaian dan stabilitas di kawasan.
“Saya memandang hubungan antara Indonesia dan Tiongkok adalah hubungan bilateral yang sangat strategis, sangat penting, dan sangat menjanjikan, serta dapat menentukan keadaan perdamaian dan stabilitas di kawasan kita,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi nilai-nilai luhur peradaban China dan perannya dalam pembangunan Indonesia, termasuk proyek infrastruktur besar seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung dan kawasan industri strategis.
Senada dengan itu, Perdana Menteri Republik Rakyat China, Li Qiang, menyatakan bahwa China dan Indonesia adalah pemain penting dalam perekonomian global. Ia menyerukan kedua negara untuk melangkah ke masa depan dengan semangat dan tekad kuat, serta menekankan pentingnya kerja sama dan persatuan antarnegara.
Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menegaskan pandangannya bahwa hubungan Indonesia dan China adalah hubungan bilateral yang sangat strategis, penting, dan menjanjikan, serta dapat menentukan keadaan perdamaian dan stabilitas di kawasan.
“Saya memandang hubungan antara Indonesia dan Tiongkok adalah hubungan bilateral yang sangat strategis, sangat penting, dan sangat menjanjikan, serta dapat menentukan keadaan perdamaian dan stabilitas di kawasan kita,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga mengapresiasi nilai-nilai luhur peradaban China dan perannya dalam pembangunan Indonesia, termasuk proyek infrastruktur besar seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung dan kawasan industri strategis.
Senada dengan itu, Perdana Menteri Republik Rakyat China, Li Qiang, menyatakan bahwa China dan Indonesia adalah pemain penting dalam perekonomian global. Ia menyerukan kedua negara untuk melangkah ke masa depan dengan semangat dan tekad kuat, serta menekankan pentingnya kerja sama dan persatuan antarnegara.
Lihat Juga :