Trump Tunda Sanksi Ekonomi ke Rusia setelah Maki-maki Putin
Kamis, 29 Mei 2025 - 13:00 WIB
Namun, Trump juga melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia itu. "Saya jauh lebih tangguh dari yang Anda pikirkan," ucapnya, mengisyaratkan kesabarannya terhadap Moskow mulai menipis.
Beberapa hari terakhir, Trump menjukkan kejengkelan, dan memaki-maki Presiden Putin, menyusul serangan pesawat nirawak Rusia yang disebut sebagai yang terbesar sejak perang Ukraina dimulai. Tekanan dari Eropa dan Kongres AS untuk bertindak pun semakin menguat. Senator senior dari Partai Republik, Chuck Grassley, dalam unggahannya di media sosial menyatakan, "Saya sudah muak dengan Putin yang membunuh warga sipil. Presiden Trump harus bertindak, minimal dengan sanksi."
Dalam unggahan terpisah, Grassley menulis, "Trump harus bersikap tegas terhadap Putin seperti ketika dia menghentikan bantuan dana untuk Harvard. Sanksi untuk Putin, bukan kampus elite."
Trump mengakui bahwa dirinya kecewa atas serangan-serangan Rusia terhadap sasaran sipil di Ukraina, terutama di tengah-tengah upaya diplomasi yang sedang berlangsung.
"Saya sangat kecewa dengan apa yang terjadi beberapa malam lalu, ketika warga sipil terbunuh justru di saat proses negosiasi. Ini sangat mengecewakan," ujarnya.
Sementara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan bantuan dana sebesar USD30 miliar atau setara Rp488 triliun dari negara-negara mitra untuk meningkatkan kapasitas produksi senjata di dalam negeri.
Beberapa hari terakhir, Trump menjukkan kejengkelan, dan memaki-maki Presiden Putin, menyusul serangan pesawat nirawak Rusia yang disebut sebagai yang terbesar sejak perang Ukraina dimulai. Tekanan dari Eropa dan Kongres AS untuk bertindak pun semakin menguat. Senator senior dari Partai Republik, Chuck Grassley, dalam unggahannya di media sosial menyatakan, "Saya sudah muak dengan Putin yang membunuh warga sipil. Presiden Trump harus bertindak, minimal dengan sanksi."
Dalam unggahan terpisah, Grassley menulis, "Trump harus bersikap tegas terhadap Putin seperti ketika dia menghentikan bantuan dana untuk Harvard. Sanksi untuk Putin, bukan kampus elite."
Trump mengakui bahwa dirinya kecewa atas serangan-serangan Rusia terhadap sasaran sipil di Ukraina, terutama di tengah-tengah upaya diplomasi yang sedang berlangsung.
"Saya sangat kecewa dengan apa yang terjadi beberapa malam lalu, ketika warga sipil terbunuh justru di saat proses negosiasi. Ini sangat mengecewakan," ujarnya.
Sementara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan bantuan dana sebesar USD30 miliar atau setara Rp488 triliun dari negara-negara mitra untuk meningkatkan kapasitas produksi senjata di dalam negeri.
Lihat Juga :