Harga Bitcoin Anjlok dari Rekor Tertinggi, Bagaimana Menyikapinya?

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:04 WIB
Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa fluktuasi harga seperti ini merupakan bagian alami dari dinamika pasar kripto yang sangat reaktif terhadap sentimen global. "Ketika harga menyentuh titik tertinggi historis, wajar bila terjadi aksi ambil untung. Namun, penting untuk dipahami bahwa koreksi jangka pendek tidak selalu mencerminkan pelemahan fundamental Bitcoin," ujarnya dalam pernyataannya, Sabtu (31/5).

Antony menekankan dalam siklus pasar kripto, pergerakan tajam baik naik maupun turun sering kali membuka peluang strategis bagi investor yang disiplin dan memiliki perspektif jangka panjang.

"Para investor disarankan untuk memanfaatkan momentum ini sebagai waktu evaluasi ulang portofolio. Apakah sudah sesuai dengan profil risiko, dan apakah strategi yang dijalankan sudah mempertimbangkan aspek manajemen risiko," tambahnya.

Saat ini, level harga antara USD 100.000 hingga USD 104.000 menjadi area yang banyak dipantau oleh investor, karena dianggap sebagai zona akumulasi potensial. Jika tekanan jual berlanjut dan harga menyentuh level ini, ada potensi rebound yang bisa terjadi.

Kondisi pasar saat ini menuntut kewaspadaan lebih tinggi. Investor disarankan untuk menggunakan fitur-fitur pengelolaan risiko seperti stop-loss, take-profit, dan diversifikasi portofolio guna meminimalisir potensi kerugian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!