Dirut Pupuk Indonesia Ungkap Peran Penting Pupuk Dukung Swasembada Pangan
Senin, 02 Juni 2025 - 13:50 WIB
"Mulai pukul 00.00 di tanggal 1 Januari 2025, pertama kali dalam sejarah, seluruh petani yang ada di seluruh Indonesia sudah bisa menebus pupuk bersubsidi. Sebelumnya tidak bisa karena aturannya berlapis. Perpres ini merupakan bukti nyata gotong royong seluruh stakeholder yang menyepakati bahwa pupuk adalah komoditas penting bagi produktivitas pertanian," ujar Rahmad.
Baca Juga: Indonesia Siap Ekspor 24.000 Ton Beras ke Malaysia
Sementara, dalam rangka mendukung affordability, Pupuk Indonesia juga terus meningkatkan efisiensi dan revitalisasi pabrik. Contohnya di Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Pupuk Indonesia membangun satu pabrik untuk menggantikan dua pabrik yang sudah tua. Penghematannya bisa mencapai Rp 1,5 triliun per tahun.
"Bukan karena subsidi, kemudian keterjangkauan harga kita serahkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah. Tapi Pupuk Indonesia juga mempunyai tanggung jawab, pupuk yang kita produksi harus melalui proses yang lebih efisien," tutup Rahmad.
Baca Juga: Indonesia Siap Ekspor 24.000 Ton Beras ke Malaysia
Sementara, dalam rangka mendukung affordability, Pupuk Indonesia juga terus meningkatkan efisiensi dan revitalisasi pabrik. Contohnya di Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Pupuk Indonesia membangun satu pabrik untuk menggantikan dua pabrik yang sudah tua. Penghematannya bisa mencapai Rp 1,5 triliun per tahun.
"Bukan karena subsidi, kemudian keterjangkauan harga kita serahkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah. Tapi Pupuk Indonesia juga mempunyai tanggung jawab, pupuk yang kita produksi harus melalui proses yang lebih efisien," tutup Rahmad.
(nng)
Lihat Juga :