BTN Resmi Caplok Bank Victoria Syariah, Nilainya Rp1,5 Triliun
Kamis, 05 Juni 2025 - 17:39 WIB
Ia menargetkan, proses spin-off BTN Syariah akan rampung pada Oktober-November 2025. Bahkan, menurut Nixon, nama baru bank hasil spin-off tersebut sudah ada “ancarnya” dari Presiden RI, namun belum bisa diumumkan secara resmi.
“Kemudian proses spin-off ini kita rencanakan tadi sekitar Oktober-November 2025, dan sebenarnya ini sudah ada ancar-ancar nama barunya, Pak. Tapi bukan dari saya. Bahkan ini dari Presiden Republik Indonesia. Nanti namanya kita nggak boleh umumin sekarang karena beliau belum teken,” ujar Nixon.
Lebih lanjut, BTN berkomitmen mengembangkan Bank Victoria Syariah sebagai bank syariah digital yang progresif, inklusif, dan efisien. BTN akan mengintegrasikan sistem teknologi informasi, pengembangan sumber daya manusia, model bisnis, hingga tata kelola dalam transformasi bank syariah ke depan.
“Kami ingin Victoria Syariah melaju dengan roadmap yang jelas dan progresif. Fokus kami adalah menjadikannya bank digital syariah yang efisien, inklusif, dan berbasis nilai-nilai syariah,” tegas Nixon.
BTN juga menargetkan agar bank hasil spin-off ini menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia dalam waktu yang tidak lama. “Kita udah janji ke Pak Menteri untuk menjadikan bank ini menjadi bank syariah terbesar kedua. Fokus pada layanan digital inklusif, efisien, dan berbasis nilai bank syariah,” tambahnya.
Langkah akuisisi ini disambut baik oleh jajaran manajemen PT Bank Victoria Syariah. Direktur Utama Bank Victoria, Aldo Yusuf Cahaya menyatakan, optimismenya bahwa akuisisi ini akan membawa manfaat besar bagi institusi dan para pemangku kepentingan.
“Kemudian proses spin-off ini kita rencanakan tadi sekitar Oktober-November 2025, dan sebenarnya ini sudah ada ancar-ancar nama barunya, Pak. Tapi bukan dari saya. Bahkan ini dari Presiden Republik Indonesia. Nanti namanya kita nggak boleh umumin sekarang karena beliau belum teken,” ujar Nixon.
Lebih lanjut, BTN berkomitmen mengembangkan Bank Victoria Syariah sebagai bank syariah digital yang progresif, inklusif, dan efisien. BTN akan mengintegrasikan sistem teknologi informasi, pengembangan sumber daya manusia, model bisnis, hingga tata kelola dalam transformasi bank syariah ke depan.
“Kami ingin Victoria Syariah melaju dengan roadmap yang jelas dan progresif. Fokus kami adalah menjadikannya bank digital syariah yang efisien, inklusif, dan berbasis nilai-nilai syariah,” tegas Nixon.
BTN juga menargetkan agar bank hasil spin-off ini menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia dalam waktu yang tidak lama. “Kita udah janji ke Pak Menteri untuk menjadikan bank ini menjadi bank syariah terbesar kedua. Fokus pada layanan digital inklusif, efisien, dan berbasis nilai bank syariah,” tambahnya.
Langkah akuisisi ini disambut baik oleh jajaran manajemen PT Bank Victoria Syariah. Direktur Utama Bank Victoria, Aldo Yusuf Cahaya menyatakan, optimismenya bahwa akuisisi ini akan membawa manfaat besar bagi institusi dan para pemangku kepentingan.
Lihat Juga :