Trump Telepon Xi Jinping Pertama Kali Sejak Perang Tarif, Apa Hasilnya?
Minggu, 08 Juni 2025 - 08:29 WIB
Sementara, pernyataan resmi dari Pemerintah China menyebutkan, kedua pemimpin juga membahas posisi Beijing terkait Taiwan. Xi Jinping menekankan pentingnya “menghilangkan segala bentuk gangguan dan sabotase” demi memperbaiki arah hubungan China-AS, sebagaimana dilaporkan kantor berita Xinhua.
Percakapan terakhir Trump dan Xi sebelumnya terjadi pada Januari lalu, sebelum pelantikan presiden, dengan topik seputar isu global, perdagangan, dan polemik aplikasi TikTok. Saat itu, tarif rata-rata atas barang-barang China yang masuk ke AS mencapai sekitar 20%, sisa dari kebijakan tarif era Trump yang belum dicabut oleh pemerintahan Biden.
Pada April, hubungan perdagangan kedua negara semakin tegang setelah serangkaian kenaikan tarif. Trump memulai perang dagang dengan tarif baru 10% pada Februari, yang melonjak hingga 145% pada April. Beijing pun membalas dengan tarif serupa terhadap produk AS.
Terobosan terjadi awal Mei saat kedua negara menggelar pembicaraan bilateral di Jenewa dan sepakat melakukan jeda 90 hari atas sebagian besar tarif. AS menurunkan tarif menjadi 30 persen, sementara China memangkas tarifnya menjadi 10%.
Namun, ketegangan kembali muncul setelah Washington dan Beijing saling menuduh telah melanggar perjanjian Jenewa. "Saya yakin akan berbicara lagi dengan Presiden Xi, dan mudah-mudahan kami akan menyelesaikannya," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat lalu.
Percakapan terakhir Trump dan Xi sebelumnya terjadi pada Januari lalu, sebelum pelantikan presiden, dengan topik seputar isu global, perdagangan, dan polemik aplikasi TikTok. Saat itu, tarif rata-rata atas barang-barang China yang masuk ke AS mencapai sekitar 20%, sisa dari kebijakan tarif era Trump yang belum dicabut oleh pemerintahan Biden.
Pada April, hubungan perdagangan kedua negara semakin tegang setelah serangkaian kenaikan tarif. Trump memulai perang dagang dengan tarif baru 10% pada Februari, yang melonjak hingga 145% pada April. Beijing pun membalas dengan tarif serupa terhadap produk AS.
Terobosan terjadi awal Mei saat kedua negara menggelar pembicaraan bilateral di Jenewa dan sepakat melakukan jeda 90 hari atas sebagian besar tarif. AS menurunkan tarif menjadi 30 persen, sementara China memangkas tarifnya menjadi 10%.
Namun, ketegangan kembali muncul setelah Washington dan Beijing saling menuduh telah melanggar perjanjian Jenewa. "Saya yakin akan berbicara lagi dengan Presiden Xi, dan mudah-mudahan kami akan menyelesaikannya," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat lalu.
Lihat Juga :