Prabowo Sebut Belanda Rampas Kekayaan Indonesia Rp504.000 Triliun, Setara 140 Kali APBN
Rabu, 11 Juni 2025 - 16:15 WIB
Menurut Prabowo, fakta sejarah tersebut menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia untuk menjaga dan mengelola kekayaan nasional ke depan. Ia menilai, jika kekayaan tersebut dapat dipertahankan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia.
Prabowo menambahkan pengalaman sejarah ini seharusnya menjadi motivasi bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat pertahanan dan kedaulatan negara. "Kita harus belajar dari sejarah agar tidak lagi kehilangan kekayaan dan kedaulatan," katanya.
Baca Juga: 10 Pejabat Terkaya di Indonesia dengan Harta Triliunan, Ada Raffi, Widiyanti, hingga Luhut
Indo Defence Expo & Forum 2025 sendiri merupakan ajang pameran pertahanan terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang diikuti oleh puluhan negara dan ratusan perusahaan industri pertahanan dari dalam dan luar negeri. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia di sektor pertahanan.
Dia berharap, melalui forum ini, Indonesia dapat memperkuat kerja sama internasional di bidang pertahanan sekaligus meningkatkan daya saing industri pertahanan nasional. Pernyataan Prabowo mengenai nilai kekayaan yang diambil Belanda selama masa penjajahan menjadi sorotan utama dalam forum tersebut. Prabowo menutup pidatonya dengan ajakan untuk bersatu menjaga kedaulatan dan kekayaan bangsa demi generasi mendatang.
Prabowo menambahkan pengalaman sejarah ini seharusnya menjadi motivasi bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat pertahanan dan kedaulatan negara. "Kita harus belajar dari sejarah agar tidak lagi kehilangan kekayaan dan kedaulatan," katanya.
Baca Juga: 10 Pejabat Terkaya di Indonesia dengan Harta Triliunan, Ada Raffi, Widiyanti, hingga Luhut
Indo Defence Expo & Forum 2025 sendiri merupakan ajang pameran pertahanan terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang diikuti oleh puluhan negara dan ratusan perusahaan industri pertahanan dari dalam dan luar negeri. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia di sektor pertahanan.
Dia berharap, melalui forum ini, Indonesia dapat memperkuat kerja sama internasional di bidang pertahanan sekaligus meningkatkan daya saing industri pertahanan nasional. Pernyataan Prabowo mengenai nilai kekayaan yang diambil Belanda selama masa penjajahan menjadi sorotan utama dalam forum tersebut. Prabowo menutup pidatonya dengan ajakan untuk bersatu menjaga kedaulatan dan kekayaan bangsa demi generasi mendatang.
(nng)
Lihat Juga :