Perang Dagang AS-China Bentuk Kembali Rantai Pasok Global, Siapa yang Paling Diuntungkan?
Selasa, 17 Juni 2025 - 08:37 WIB
Baca Juga: Apa Itu Weizmann Institute? Lab Senjata Canggih Israel yang Hancur Dirudal Iran
Meskipun biaya tenaga kerja di delapan negara tersebut, terutama Vietnam, Indonesia, dan India, tetap lebih rendah dibandingkan China, beban pajak mereka sebanding. Namun, infrastruktur industri dan logistik di negara-negara ini masih tertinggal dari China, meskipun kesenjangan ini semakin menyempit seiring dengan peningkatan basis industri.
Secara geografis, kedelapan negara tersebut memiliki keunggulan strategis. Meksiko dan Brasil dekat dengan pasar AS, sementara Vietnam, Malaysia, Thailand, India, dan Indonesia dekat dengan China. Turki berfungsi sebagai pintu gerbang yang menghubungkan Timur Tengah, Eropa, dan Asia.
Selain itu, negara-negara seperti India, Meksiko, Indonesia, Vietnam, dan Turki memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa atau AS, menjadikannya tujuan menarik bagi perusahaan-perusahaan multinasional yang ingin menghindari tarif.
Meskipun biaya tenaga kerja di delapan negara tersebut, terutama Vietnam, Indonesia, dan India, tetap lebih rendah dibandingkan China, beban pajak mereka sebanding. Namun, infrastruktur industri dan logistik di negara-negara ini masih tertinggal dari China, meskipun kesenjangan ini semakin menyempit seiring dengan peningkatan basis industri.
Secara geografis, kedelapan negara tersebut memiliki keunggulan strategis. Meksiko dan Brasil dekat dengan pasar AS, sementara Vietnam, Malaysia, Thailand, India, dan Indonesia dekat dengan China. Turki berfungsi sebagai pintu gerbang yang menghubungkan Timur Tengah, Eropa, dan Asia.
Selain itu, negara-negara seperti India, Meksiko, Indonesia, Vietnam, dan Turki memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa atau AS, menjadikannya tujuan menarik bagi perusahaan-perusahaan multinasional yang ingin menghindari tarif.
(nng)
Lihat Juga :