Presiden Iran: Serangan AS Uji Solidaritas BRICS di Panggung Dunia
Selasa, 24 Juni 2025 - 21:50 WIB
Araghchi menegaskan AS dan Israel telah melewati "garis merah besar" dengan menyerang situs-situs nuklir Iran, yang melanggar hukum internasional. "Kecaman Rusia yang tegas memperlihatkan kohesi BRICS saat ini," kata dia, dalam konferensi pers di Istanbul.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran Piagam PBB dan hukum internasional. Moskow menyebut serangan itu sebagai agresi terhadap negara berdaulat dan memperingatkan dampaknya terhadap keamanan global.
Baca Juga: Digempur Rudal Iran, Ribuan Warga Israel Kabur ke Mesir Picu Kemarahan Publik
Iran, sebagai anggota BRICS, mengklaim mendapat manfaat nyata dari aliansi ini. Sanksi ekonomi Barat mulai bisa diatasi melalui kerja sama strategis, termasuk pembayaran minyak oleh China menggunakan yuan serta transfer teknologi dari Rusia.
"BRICS bukan hanya wacana diplomatik. Ini nyata. Kami punya pasar, mekanisme keuangan alternatif, dan dukungan politik," kata pejabat senior Iran dalam pernyataan resmi.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran Piagam PBB dan hukum internasional. Moskow menyebut serangan itu sebagai agresi terhadap negara berdaulat dan memperingatkan dampaknya terhadap keamanan global.
Baca Juga: Digempur Rudal Iran, Ribuan Warga Israel Kabur ke Mesir Picu Kemarahan Publik
Iran, sebagai anggota BRICS, mengklaim mendapat manfaat nyata dari aliansi ini. Sanksi ekonomi Barat mulai bisa diatasi melalui kerja sama strategis, termasuk pembayaran minyak oleh China menggunakan yuan serta transfer teknologi dari Rusia.
"BRICS bukan hanya wacana diplomatik. Ini nyata. Kami punya pasar, mekanisme keuangan alternatif, dan dukungan politik," kata pejabat senior Iran dalam pernyataan resmi.
Lihat Juga :