Rudal Iran Dicegat, Harga Minyak Anjlok 7% dalam Sehari
Kamis, 03 Juli 2025 - 09:15 WIB
Nilai tukar dolar AS melemah 0,3% pada akhir perdagangan hari itu. Meski tekanan harga minyak mereda, situasi geopolitik tetap rapuh. Jalur strategis Selat Hormuz, yang menjadi jalur transit sekitar 20% pasokan minyak dunia tetap rawan terhadap potensi blokade atau gangguan militer.
"Selat Hormuz akan tetap menjadi fokus dunia internasional. Iran telah bersumpah akan menutup jalur itu sebagai bentuk pembalasan," ujar George Vessey, Kepala Strategi Valas dan Makro di Convera.
Baca Juga: Pertama Kalinya, AS Cabut Sanksi Rusia Terkait Proyek Nuklir di Eropa
Menurut dia, perkembangan situasi di kawasan Teluk akan sangat menentukan arah pasar dalam waktu dekat. Saat ini, pelaku pasar tampaknya mulai mengalihkan perhatian dari konflik.
Sentimen investor membaik seiring keyakinan bahwa fase ketegangan ini tidak akan berlangsung lama. Namun, risiko tetap membayangi dan keputusan-keputusan politik berikutnya di kawasan akan menjadi penentu utama dinamika pasar energi global.
"Selat Hormuz akan tetap menjadi fokus dunia internasional. Iran telah bersumpah akan menutup jalur itu sebagai bentuk pembalasan," ujar George Vessey, Kepala Strategi Valas dan Makro di Convera.
Baca Juga: Pertama Kalinya, AS Cabut Sanksi Rusia Terkait Proyek Nuklir di Eropa
Menurut dia, perkembangan situasi di kawasan Teluk akan sangat menentukan arah pasar dalam waktu dekat. Saat ini, pelaku pasar tampaknya mulai mengalihkan perhatian dari konflik.
Sentimen investor membaik seiring keyakinan bahwa fase ketegangan ini tidak akan berlangsung lama. Namun, risiko tetap membayangi dan keputusan-keputusan politik berikutnya di kawasan akan menjadi penentu utama dinamika pasar energi global.
(nng)
Lihat Juga :