Jamur Tiram Tak Terpengaruh Covid-19, Duta Petani Milenial Raup Puluhan Juta

Minggu, 03 Mei 2020 - 22:04 WIB
"Situasi saat ini, saya justru bersyukur karena dampak pandemi Covid-19 tidak ada pengaruhnya pada usaha saya. Justru permintaan jamur tiram meningkat," katanya.

Selain pasar sentral, Usman juga memasok jamur tiram ke beberapa kafe di sekitar Simalungun. "Untuk pemenuhan kebutuhan pasar, kami masih bergantung pada permintaan pasar. Masih belum merambah ke pasar modern seperti supermarket. Ini akan menjadi target kami kedepannya," tambahnya.

Dalam mengelola usahanya, Usman mempekerjakan 4 orang pemuda dan 6 orang ibu. Mereka berasal dari sekitar Simalungun. Mereka terus berupaya membantu menyediakan kebutuhan pangan berkelanjutan di tengah menjangkitnya wabah Covid-19 dan situasi bulan puasa saat ini.

Usman berharap upayanya menjadi Duta Petani Milenial dengan fokus mengembangkan usaha budidaya jamur tiram dapat mempercepat regenerasi petani dengan meningkatkan peran generasi muda pertanian, dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian agar lebih prospektif dan berpeluang ekspor. Sehingga petani-petani muda lainnya juga dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaharuan dalam pembangunan pertanian.

"Saya berharap masyarakat tetap tenang, apapun yang terjadi khususnya dalam pademi saat ini, kami sebagai petani tetap terus berupaya ikut serta mengatasi gejolak pemenuhan kebutuhan pangan yang ada. Petani akan terus berproduksi agar krisis pangan tidak terjadi," ungkap Usman.

Tidak hanya itu, ia juga terus memberikan motivasi dan semangat kepada pemuda-pemuda di lingkungan tempat tinggalnya ataupun kepada teman sekampusnya agar mau dan berani berwirausaha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!