10 Perusahaan Pembuat Kecerdasan Buatan, Beli Saham AI Sekarang atau Tahan Selamanya

Senin, 07 Juli 2025 - 08:54 WIB

3. Microsoft

Mengembangkan perangkat lunak yang membuatnya terkenal, Microsoft (NASDAQ: MSFT) menawarkan eksposur AI melalui chatbot AI generatifnya, Copilot, yang terdapat di beberapa produk Microsoft seperti Microsoft 365. Investor juga mendapatkan eksposur AI melalui platform cloud perusahaan, Microsoft Azure.

Microsoft juga memberikan eksposur AI secara tidak langsung karena perusahaan ini merupakan investor besar di OpenAI, pemilik ChatGPT.

4. Meta

Platforms Meta Platforms (NASDAQ: META) mungkin paling dikenal sebagai perusahaan induk Facebook, akan tetapi perusahaan ini muncul sebagai pemimpin dalam konteks AI setelah mengembangkan Meta AI. Ia adalah asisten yang didukung AI yang terintegrasi di aplikasi Meta lainnya dan dibangun di atas Llama LLM.

Pada bulan Juni 2025, Meta memperluas jangkauan AI-nya dengan investasi sebesar USD14,3 miliar atau setara Rp229,2 triliun (kurs Rp16.031 per USD) di Scale AI, sebuah perusahaan yang mengejar kecerdasan umum buatan.

5. Broadcom

Seperti Nvidia, Broadcom (NASDAQ: AVGO) adalah saham semikonduktor terkemuka lainnya yang memiliki hubungan erat dengan industri AI. Pertumbuhan pusat data berkontribusi pada lonjakan permintaan untuk akselerator AI dari Broadcom.

Pada kuartal kedua tahun 2025, Broadcom melaporkan pendapatan semikonduktor AI lebih dari USD4,4 miliar, meningkat 46% dibandingkan tahun lalu. Jaringan AI menyumbang 40% dari pendapatan AI, dengan peningkatan 70% dibandingkan tahun lalu.

6. Amazon

Pada suatu ketika, Amazon (NASDAQ: AMZN) hanyalah penjual buku. Namun saat ini, ia memiliki bisnis cloud (komputasi awan) yang kokoh. Diluncurkan hampir 20 tahun yang lalu, Amazon Web Services telah muncul sebagai opsi komputasi awan terkemuka, menyediakan fondasi bagi perusahaan untuk mengembangkan sumber daya AI mereka sendiri serta layanan dan alat AI seperti Amazon Bedrock dan Amazon SageMaker.

Pada akhir 2024, AWS mencapai tingkat pendapatan tahunan sebesar USD115 miliar yang jika dirupiahkan tembus mencapai Rp1.843 triliun. Amazon melaporkan total pendapatan sebesar USD638 miliar untuk tahun 2024. Mengingat skala dan dedikasinya terhadap inovasi, Amazon pasti akan tetap menjadi kekuatan AI terkemuka selama bertahun-tahun yang akan datang.

7. Palantir Technologies

Dari membantu pelanggan dengan integrasi data, hingga keamanan dan compliance, kemajuan dalam kesehatan, hingga mendukung militer AS dan sekutunya, perusahaan perangkat lunak Palantir Technologies (NASDAQ: PLTR) telah mengembangkan platform canggih untuk menganalisis dataset besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!