Cerita Haru Penerima BSU, Hidupkan Harapan di Waktu yang Tepat

Rabu, 09 Juli 2025 - 19:12 WIB
Di pojok ruang tunggu, Iis Risalina (29), seorang karyawan laundry, tampak mengusap peluh sambil menunggu namanya dipanggil. Ia datang dari Cikarang Timur bersama dua temannya. Iis menyampaikan rasa leganya saat mengetahui bisa mencairkan BSU tanpa harus punya rekening. "Saya tahu info BSU dari teman. Saya pikir enggak akan dapat karena kerja saya di tempat kecil. Ternyata nama saya ada. Rezeki banget. Saya mau pakai buat beli beras dan susu anak," katanya penuh syukur, Rabu (9/7/2025).

Sementara itu, Siti Nuriani (45), pekerja jasa setrika keliling, mengaku sempat ragu datang ke Kantorpos karena merasa tidak tahu harus bagaimana. "Saya gaptek. Tapi petugasnya sabar banget. Dijelasin pelan-pelan. Saya cuma bawa KTP dan barcode dari anak saya. Alhamdulillah langsung cair," katanya sambil tersenyum.

Lain lagi cerita Sorikhin (54), karyawan toko plastik di Tambun. Dengan tubuh lelah namun semangat menyala, ia mengungkapkan betapa bantuan ini sangat berarti. "Saya sudah puluhan tahun kerja tapi baru kali ini merasa benar-benar diperhatikan negara. Gaji saya masih UMR, tapi buat hidup sehari-hari aja kadang kurang. BSU ini seperti kabar baik yang datang di waktu tepat," ungkapnya lirih.

Umi Rahmawati, operator dan juru bayar di Kantorpos Bekasi, adalah salah satu ujung tombak yang memastikan proses penyaluran berlangsung tertib dan manusiawi. Umi membagikan pengalamannya selama proses penyaluran BSU.

Menurutnya, tantangan bukan hanya soal jumlah penerima, tapi juga soal kejelasan informasi dan empati dalam pelayanan. "Kami menyusun sistem antrean berdasarkan barcode dan KTP. Sebagian besar datang tanpa pemahaman lengkap, jadi kami sediakan petugas frontliner untuk bantu verifikasi dan edukasi," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!