Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:00 WIB
Baca Juga: Indonesia Tak Takut Ancaman Tarif Trump pada Semua Anggota BRICS
Meski saham-saham teknologi masih mampu bertahan, seperti Nvidia yang naik 0,5 persen ke rekor tertinggi dengan kapitalisasi pasar mencapai USD4,02 triliun, sentimen negatif tetap dominan. Saham produsen drone AeroVironment dan Kratos Defense juga naik sekitar 11 persen usai Menteri Pertahanan AS memerintahkan peningkatan produksi drone.
Volume transaksi di bursa AS cenderung ringan, hanya 15,4 miliar saham berpindah tangan, lebih rendah dari rata-rata 20 hari terakhir sebesar 18,3 miliar saham. Untuk pekan ini, S&P 500 terkoreksi 0,3 persen, Dow Jones turun 1 persen, dan Nasdaq tergelincir 0,1 persen.
Investor kini menanti musim laporan keuangan kuartal II-2025. Perhatian tertuju pada bagaimana perusahaan-perusahaan besar seperti JPMorgan, Netflix, dan Johnson & Johnson menyikapi dampak kebijakan proteksionis AS terhadap kinerja mereka.
Sementara, pasar saham domestik justru mencatatkan performa positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 2,65 persen dalam sepekan terakhir, ditutup pada level 7.047,438 dari 6.865,192 pada pekan sebelumnya.
Meski saham-saham teknologi masih mampu bertahan, seperti Nvidia yang naik 0,5 persen ke rekor tertinggi dengan kapitalisasi pasar mencapai USD4,02 triliun, sentimen negatif tetap dominan. Saham produsen drone AeroVironment dan Kratos Defense juga naik sekitar 11 persen usai Menteri Pertahanan AS memerintahkan peningkatan produksi drone.
Volume transaksi di bursa AS cenderung ringan, hanya 15,4 miliar saham berpindah tangan, lebih rendah dari rata-rata 20 hari terakhir sebesar 18,3 miliar saham. Untuk pekan ini, S&P 500 terkoreksi 0,3 persen, Dow Jones turun 1 persen, dan Nasdaq tergelincir 0,1 persen.
Investor kini menanti musim laporan keuangan kuartal II-2025. Perhatian tertuju pada bagaimana perusahaan-perusahaan besar seperti JPMorgan, Netflix, dan Johnson & Johnson menyikapi dampak kebijakan proteksionis AS terhadap kinerja mereka.
Sementara, pasar saham domestik justru mencatatkan performa positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 2,65 persen dalam sepekan terakhir, ditutup pada level 7.047,438 dari 6.865,192 pada pekan sebelumnya.
Lihat Juga :